Cara Menjadi Investor di Pasar Modal

Anda pasti sering sekali mendengar tentang investor? Sebutan investor sendiri sudah sering kali muncul di berbagai kanal media. Investor sendiri merujuk pada seseorang yang melakukan

Lara Nifa

[addtoany]

jadi investor di pasar modal

Anda pasti sering sekali mendengar tentang investor? Sebutan investor sendiri sudah sering kali muncul di berbagai kanal media. Investor sendiri merujuk pada seseorang yang melakukan investasi. 

Dimana sebutan ini sendiri bisa disamakan dengan profesi. Investor juga selalu dikaitkan dengan profesi yang sangat menjanjikan. Jadi, sebenarnya apa itu investor? Dan bagaimana cara menjadi investor? Simak terus penjelasannya berikut ini. 

Pengertian Investor 

Secara umur, kita bisa mengartikan investor sebagai orang yang melakukan investasi. Sehingga bisa dibilang, investor adalah orang yang menanamkan modal kepada sebuah perusahaan, dimana modal tersebut nantinya akan dijadikan alat untuk mengembangkan usaha. 

Tujuan dari investor adalah untuk mendapatkan sebuah keuntungan yang didapatkan dari perusahaan tempat ia menanamkan modal. Biasanya pun jumlah yang akan mereka dapatkan juga lebih besar. Tapi, ada catatan yang selalu diingat oleh seorang investor, yaitu mereka bisa saja kehilangan seluruhnya dalam sekejap. 

Jadi, bisa dikatakan bahwa seorang investor tahu akan resiko yang mungkin akan dihadapi di masa depan. Sehingga tidak heran, jika investor biasanya sangat ahli dalam dunia bisnis dan memprediksi perkembangan sebuah perusahaan. 

Jenis-jenis Investor 

Setelah tahu pengertian dari investor, maka selanjutnya Anda harus tahu jenis-jenisnya. Berikut ini adalah ulasannya: 

1. Investor Institusi 

Untuk investor yang satu ini merupakan sebuah organisasi atau lembaga yang mirip dengan perusahaan keuangan. Bisa juga disebut dengan reksadana yang tengah melakukan investasi pada saham atau instrumen keuangan yang lain. Dimana mereka pun harus membangun portofolio yang sangat besar.

Para investor institusi ini sendiri akan mengumpulkan dan mengakumulasikan sejumlh dana yang berasal dari beberapa investor kecil lainnya, baik itu individu atau perusahaan lain. Tujuannya sendiri adalah untuk bisa membeli investasi yang jauh lebih besar. 

2. Investor ritel 

Selanjutnya ada investor ritel. Investor yang satu ini adalah seseorang yang bekerja di akun milik mereka sendiri. Bisa juga mereka menjadi wali dan bertindak dengan mengatasnamakan seorang individu. Adapun beberapa kelompok penanaman modal rite ini, sebagai berikut ini: 

  • Investasi nilai, dimana investasi yang satu ini khusus untuk mencari sekuritas yang mempunyai nilai intrinsik lebih tinggi dibanding dengan kapitalisasinya. 
  • Investasi pendapatan adalah investasi yang memilih sebuah saham perusahaan. Dimana perusahaan tersebut loyal dalam urusan pembagian dividen. Maka pendapatan yang akan diterima pun bisa rutin. 
  • Investasi pertumbuhan adalah investasi yang memiliki fokus kepada pertumbuhan sebuah perusahaan dalam waktu lebih lama atau jangka panjang. 

Cara Menjadi Investor di Pasar Modal 

Bagi Anda yang ingin menjadi seorang investor di pasar modal,  berikut ini adalah caranya: 

  1. Siapkan beberapa dokumen pribadi milik Anda, misalnya adalah KTP, Buku tabungan, dan NPWP. 
  2. Kemudian isi formulir pendaftaran sebagai investor di satu perusahaan sekuritas yang sudah Anda pilih. Jangan lupa juga membawa materai 6.000 yang nanti akan digunakan untuk menandatangani dokumen. 
  3. Setelah itu, Anda harus menyetorkan dana ke nomor rekening efek Anda. Bila Anda tidak mempunyai rekening efek, maka lebih baik membuatnya terlebih dahulu. Untuk besaran setoran yang ditransfer, sesuai dengan ketentuan dari perusahaan sekuritas. 

Bagi Anda yang masih bingung bagaimana cara memilih perusahaan sekuritas yang terpercaya, maka lebih baik mencari yang sudah terdaftar di OJK. karena sekarang ini banyak sekali jenis investasi bodong yang bisa mengancam siapapun dengan berbagai janji palsu. 

Tips Menjadi Seorang Investor Pasar Modal Sukses 

Bagi Anda yang ingin menjadi seorang investor yang sukses, maka lebih baik menjalankan beberapa tips berikut ini: 

1. Jangan berinvestasi di bidang yang tidak Anda pahami 

Ketika Anda sudah memutuskan untuk menjadi seorang investor, maka lebih baik jangan berinvestasi di bidang yang sama sekali tidak Anda pahami. Hal ini sendiri akan menjadi boomerang bagi Anda. Pastikan bahwa Anda benar-benar paham terlebih dahulu dengan investasi apa yang akan Anda ikuti. 

2. Paham tentang nilai pasar dan intrinsik 

Banyak sekali yang menyangka bahwa kedua nilai ini adalah hal yang sama. Padahal, tidak begitu, baik nilai pasar dan intrinsik ini sendiri mempunyai perbedaan yang sangat sekali terlihat. Pada dasarnya, Anda tidak perlu melihat nilai pasar secara terus menerus, tapi yang harus diperhatikan adalah nilai intrinsik. 

Anda tidak perlu lagi mencari tahu berapa besaran nilai pasar yang sedang terjadi. Karena hal ini sangatlah percuma. Dimana yang paling penting adalah nilai intrinsik atau nilai dari saham yang sebenarnya. Dengan memahami cara menghitung nilai intrinsik inilah, Anda akan menjadi investor saham yang handal. 

Itulah penjelasan cara menjadi investor di pasar modal. Sudah terlihat sekali bahwa menjadi seorang investor memiliki kesempatan luas agar bisa menjadi orang yang sukses. Hanya saja, perlu Anda ingat, bahwa investor memiliki resiko yang sangat tinggi. Maka sebelum menjadi seorang investor, lebih baik Anda belajar terlebih dahulu. 

Related Post