Home Perencanaan Cara Mengurus KTP yang Hilang atau Rusak dengan Mudah, Beserta Persyaratannya

Cara Mengurus KTP yang Hilang atau Rusak dengan Mudah, Beserta Persyaratannya

by Greg Pascal
cara mengurus KTP yang hilang

KTP (Kartu Tanda Penduduk) merupakan hal penting yang wajib dimiliki setiap orang yang berusia 17 tahun keatas. Akan sangat menyusahkan jika KTP Anda hilang atau rusak. Sebab, kartu ini sebagai bukti identitas Anda sebagai warga suatu negara. Jika Anda sedang dalam kondisi ini, ada baiknya Anda  mencari tahu cara mengurus KTP yang hilang atau rusak.

Pentingnya KTP

KTP adalah kartu identitas resmi penduduk Indonesia. KTP yang beredar di masyarakat sudah berbentuk KTP elektronik (e-KTP) sejak tahun 2011. Sebagai KTP bagi WNI, e-KTP kini berpedoman pada Nomor Induk Nasional (NIK), yang meliputi kode pengaman dan elektronik. mencatat sebagai alat verifikasi dan validasi data pribadi penduduk.

NIK yang tercantum dalam e-KTP menjadi dasar identitas seseorang saat menerbitkan berbagai dokumen penting lainnya, seperti Surat Izin Mengemudi (SIM), paspor, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), pengurus bank dan dokumen penting lainnya.

E-KTP wajib dimiliki oleh seluruh penduduk Indonesia yang berusia 17 tahun, sudah menikah atau sudah menikah. Sejak 2013, e-KTP berlaku di dalam negeri dan seumur hidup. Artinya e-KTP Anda tidak perlu diperpanjang, meskipun masa aktif atau masa berlakunya sudah habis.

Tetapi bagaimana jika Anda kehilangan KTP Anda? atau versi non elektronik KTP Anda rusak? Apa yang harus dilakukan? Jawabannya tidak perlu panik, tetap tenang. Mengelola KTP / e-KTP yang hilang atau e-KTP yang rusak memang tidak ribet. Pengelolaan KTP baru karena hilang / rusak dapat dilakukan di kantor dinas kelurahan, kecamatan atau suku.

Payung hukum penanganan KTP yang hilang atau rusak diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Status Perkawinan. Berikut ini cara lengkap, syarat dan langkah yang harus dilakukan untuk merawat KTP yang hilang atau rusak:

Laporkan Kehilangan e-KTP

Usahakan untuk segera melaporkan kehilangan KTP Anda ke Kepolisian Cabang (Polsek) atau Kepolisian Kota Besar (Polrestabes), sebaiknya tidak mengurus surat keterangan kehilangan di Kantor Pos Polisi Kecil (Polsek). Kantor pelaporan surat hilang di kepolisian setempat buka 24 jam, anda bisa datang langsung kapan saja

Untuk bagaimana cara mengurus surat lapor kehilangan e-KTP, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Pergi ke bagian Pengaduan dan Layanan Masyarakat untuk meminta surat kehilangan dari polisi setempat. 
  • Persyaratan yang harus diberikan adalah fotokopi KTP / e-KTP (jika ada). 
  • Polisi akan meminta Anda untuk menjelaskan tujuan laporan tersebut, misalnya untuk memberikan kronologis hilangnya e-KTP Anda. Selain itu, Anda juga diminta memberikan informasi pribadi seperti nama, alamat, jenis laporan, waktu kejadian, dan lain sebagainya. 
  • Pelaporan kehilangan ini tidak dipungut dan bisa diwakilkan. 
  • Masa berlaku surat yang hilang kira-kira 14 hari sejak tanggal dikeluarkan.

Syarat Mengurus e-KTP yang Hilang atau Rusak

Setelah Anda melaporkan kehilangan e-KTP. Berikut ini syarat-syarat lain yang perlu Anda siapkan sebelum urus KTP baru.

  • Surat pengantar RT/RW (opsional). Minta surat pengantar untuk membuat e-KTP yang ditandatangani ketua RT dengan stempel RT setempat dan ditandatangani ketua RW setempat. 
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK). Siapkan beberapa salinan KK. 
  • Surat Keterangan Kehilangan dari kepolisian. 
  • Fotokopi e-KTP atau KTP yang rusak (jika ada). 
  • Formulir permohonan e-KTP baru dari kelurahan.
  • Foto ukuran 3×4 (dua lembar) untuk keperluan administrasi (opsional). 

cara mengurus KTP yang hilang

Baca Artikel Selanjutnya :

Cara Mengurus e-KTP yang Hilang atau Rusak

Setelah semua persyaratan sudah Anda siapkan. Hal berikutnya yang harus Anda lakukan hanyalah cara urus KTP hilang. Untuk cara mengurusnya ada berbagai pilihan yang bisa Anda lakukan.

1. Proses Mengurus e-KTP di Disdukcapil

Anda bisa mengurus e-KTP baru secara langsung ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) secara langsung. Untuk langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Datanglah ke kantor Disdukcapil setempat dengan membawa KK. 
  • Ambil nomor antrian, tunggu nomor tersebut dipanggil. Kemudian petugas akan melakukan verifikasi data kependudukan dari KK dan mengecek database kependudukan. 
  • Proses pembuatan e-KTP diawali dengan pengambilan foto langsung oleh petugas di tempat, penandatanganan alat pencatat tanda tangan elektronik, penyimpanan data tentang sidik jari (ibu jari dan telunjuk kanan) dan pemindaian retina (iris) mata. Seluruh proses registrasi data e-KTP membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit. 
  • Setelah melakukan semua prosedurnya, e-KTP akan dicetak. Proses produksi hingga pencetakan e-KTP memakan waktu hingga 14 hari (2 minggu). Setelah e-KTP dicetak, Anda akan diberi tahu dan dapat diambil di Kelurahan / Desa setempat.

2. Proses Mengurus e-KTP di Kantor Kecamatan

Jika dirasa pergi ke kantor Disdukcapil terlalu jauh. Anda juga bisa mengurus pembuatan e-KTP yang hilang atau rusak di kantor kecamatan. Untuk langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Kunjungi kantor kelurahan / desa setempat. 
  • Ambil nomor antrian dan tunggu panggilannya. Kemudian kelurahan akan meminta Anda untuk mengisi aplikasi permohonan e-KTP baru karena sudah hilang / rusak. 
  • Menyerahkan semua berkas persyaratan pembuatan. Petugas Pendaftaran Kelurahan akan memverifikasi dan mengkonfirmasi informasi tersebut. 
  • Lurah atau kepala desa akan menandatangani formulir permohonan e-KTP yang baru. Petugas mengirimkan formulir dan berkas lamaran untuk dipertimbangkan di Kantor Kecamatan. Proses pengerjaan di kelurahan memakan waktu 1-2 hari kerja dan tidak dipungut biaya.
  • Langkah selanjutnya, Anda harus datang ke kantor kecamatan setempat.
  • Petugas kecamatan akan memverifikasi dan memvalidasi data tentang populasi. Petugas akan memanggil nama Anda dan mengeluarkan tanda terima untuk pengajuan e-KTP baru.
  • Waktu kerja pada proses pembuatan e-KTP baru bervariasi dan biasanya 7 hari kerja. 
  • Pengambilan e-KTP tidak bisa diwakilkan. Bagi Anda yang sudah memiliki e-KTP, diperlukan verifikasi data dari database kependudukan. 
  • Proses pembuatan e-KTP yang hilang atau rusak tidak dipungut biaya. 

Seperti itulah cara mengurus KTP yang hilang atau rusak. Mengingat begitu pentingnya e-KTP atau KTP. Ada baiknya Anda segera mengajukan permohonan pembuatan KTP baru setelah Anda kehilangannya ada merusaknya secara tidak sengaja. 

Related Posts