Home Administrasi Cara Mengurus BPKB Hilang, Siapkan Syarat-Syarat Ini!

Cara Mengurus BPKB Hilang, Siapkan Syarat-Syarat Ini!

by Greg Pascal
cara mengurus BPKB hilang

Setiap kendaraan bermotor dilengkapi surat berharga sebagai tanda bukti kepemilikan, sepertinya masih belum banyak mengetahui cara mengurus BPKB hilang atau rusak akibat bencana maupun keadaan lainnya. Lantas, bagaimana cara mengurusnya?

Mengurus BPKB hilang dilakukan di Kantor SAMSAT terdekat dengan membawa berkas atau dokumen yang diminta, sebagai syarat untuk mempermudah proses pengurusannya.

Selain itu, perlunya meluangkan waktu untuk mengurus BPKB yang hilang, pasalnya setiap tahapan memerlukan waktu yang tidak sebentar, termasuk menyiapkan dana untuk biaya pembuatan atau penerbitan BPKB baru tersebut.

Nah, apabila anda kehilangan BPKB akibat bencana atau pencurian, tidak perlu lagi khawatir. Anda bisa mengurusnya di kantor SAMSAT terdekat dengan membawa dokumen lengkap.

Syarat Mengurus BPKB yang Hilang

Sebelum mengajukan pembuatan BPKB baru sebagai pengganti yang hilang, siapkan dokumen persyaratan yang dibutuhkan untuk dibawa ke kantor SAMSAT, yaitu sebagai berikut:

  1. Surat Pernyataan BPKB hilang yang ditandatangani pemilik kendaraan dan diberi materai
  2. STNK asli danĀ  fotokopinya, serta catatan pajak yang berlaku
  3. KTP atau SIM pemilik kendaraan asli dan fotokopi
  4. Surat Keterangan BPKB tidak dalam status agunan atau jaminan di Bank
  5. Surat Keterangan kehilangan BPKB dari kantor Polisi
  6. Berita Acara Perkara (BAP) dari Bareskrim
  7. Bukti pemasangan iklan kehilangan BPKB di media massa

Dokumen tersebut diatas pastikan sudah disiapkan terlebih dulu, agar nantinya tidak bolak-balik pada saat melakukan pengurusan, sehingga tidak banyak mengorbankan waktu dan tenaga.

Lantas, bagaimana cara mengurus BPKB yang hilang? Apakah tahapannya seperti membuat BPKB baru? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak ulasannya dibawah ini.

cara mengurus BPKB hilang

Baca Artikel Selanjutnya :

Cara Mengurus BPKB yang Hilang

Setelah menyiapkan dokumen secara lengkap, tahap selanjutnya datang ke kantor SAMSAT terdekat. Adapun tahapan yang harus dilakukan untuk mengurus BPKB hilang sebagai berikut:

  1. Anda mengisi formulir permohonan BPKB
  2. Setelah itu, lakukan cek fisik kendaraan bermotor anda
  3. Kemudian menyerahkan berkas dokumen persyaratan di loket BPKB
  4. Melakukan pembayaran pembuatan BPKB baru di loket Bank
  5. Menyerahkan bukti bayar ke loket pembuatan BPKB
  6. Terakhir, mengambil BPKB sesuai dengan tanggal yang telah ditentukan.

Apabila anda tidak bisa hadir mengajukan penggantian BPKB yang hilang, maka bisa diwakilkan dengan membuat surat kuasa bermaterai. Sementara untuk BPKB Dinas atau Perusahaan, maka harus ada surat keterangan dari pimpinan.

Biaya Penerbitan BPKB Baru

Dalam mengurus BPKB yang hilang, sama halnya seperti membuat BPKB baru, hanya saja perlu menyiapkan dokumen yang harus sesuai dengan ketentuan atau yang diminta, termasuk biaya yang harus dibayarkan untuk penerbitan BPKB baru.

Biaya penerbitan BPKB kendaraan roda dua dan roda empat besarannya berbeda, hal ini sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016, tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Adapun rincian biaya BPKB sebagai berikut:

  • Biaya pembuatan BPKB roda dua atau tiga Rp 225 ribu
  • Biaya pembuatan BPKB roda empat atau lebih Rp 375 ribu

Itulah biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat BPKB baru sebagai pengganti yang hilang, besaran biaya tersebut cukup terjangkau untuk memiliki kembali surat berharga sebagai bentuk legalitas sebuah kendaraan.

Tips Simpan BPKB yang Aman

Ada beberapa tips menyimpan BPKB kendaraan di tempat yang aman dengan cara yang benar, agar surat berharga kendaraan ini tetap bisa digunakan saat diperlukan. Berikut cara penyimpanannya:

1. Simpan Dalam Brankas

Menyimpan surat atau dokumen berharga dalam brankas merupakan cara yang paling tepat, karena tempat ini biasanya memiliki kode kunci yang hanya pemiliknya saja yang mengetahuinya. Maka tidak ada salahnya simpan BPKB kendaraan di tempat tersebut.

2. Simpan Dalam Lemari

Apabila tidak memiliki brankas, maka bisa simpan di lemari di kamar anda. Pastikan lemari tersebut memiliki tempat khusus menyimpan barang berharga, biasanya ada kunci untuk bisa membukanya, hal ini bisa jadi alternatif menyimpan barang selain di brankas.

3. Simpan Dalam Bentuk Digital

Alternatif lain, anda bisa menyimpan surat berharga seperti BPKB dalam handphone maupun komputer, serta penyimpanan awan atau digital. Scan dokumen tersebut, kemudian simpan file dalam bentuk digital, apabila suatu waktu surat atau buku fisik hilang atau rusak, sudah punya salinan data-datanya.

Adapun cara akan menyimpan BPKB kendaraan di Bank, biasanya dijadikan sebagai jaminan atau agunan meminjam uang di Bank. Hal ini bisa dilakukan apabila anda membutuhkan dana, bisa sekaligus simpan surat berharga kendaraan tersebut di Bank.

Demikian informasi yang bisa dibagikan, itulah cara mengurus BPKB hilang dengan menyiapkan persyaratan yang lengkap, semua tahapan akan diproses melalui kantor SAMSAT terdekat. Untuk saat ini, sepertinya belum ada layanan pengurusan atau pembuatan BPKB secara online.

Berharap suatu saat tersedia layanan online, agar dapat mempermudah pengurusan BPKB hilang bagi yang memiliki kesibukan. Meskipun saat ini, pengurusannya bisa diwakilkan tetap harus datang ke kantor SAMSAT di wilayah masing-masing.

Related Posts