Home Administrasi Cara Mengurus BPJS Ketenagakerjaan, Persiapkan Dokumen Ini!

Cara Mengurus BPJS Ketenagakerjaan, Persiapkan Dokumen Ini!

by Greg Pascal
cara mengurus BPJS Ketenagakerjaan

Bagaimana cara mengurus BPJS Ketenagakerjaan? Hal ini mungkin sering dipertanyakan oleh peserta yang ingin mencairkan saldo Jaminan Hari Tua (JHT), saldo tersebut bisa digunakan sesuai dengan kebutuhannya.

Sebelum bisa mencairkan saldo program BPJS Ketenagakerjaan, para peserta harus mengetahui dokumen apa saja yang harus disiapkan sebagai syarat pengajuan mencairkan saldo tersebut.

Syarat Klaim BPJS Ketenagakerjaan

Hal yang perlu diketahui dalam melakukan klaim saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan secara penuh atau 100%, dimana peserta sudah tidak berstatus sebagai pekerja di perusahaan manapun. 

Adapun dokumen yang harus dipersiapkan mengajukan klaim saldo JHT 100% dalam kondisi sudah pensiun adalah sebagai berikut:

  1. Fotokopi kartu BPJS Ketenagakerjaan dan aslinya
  2. Fotokopi KTP atau Paspor dan dokumen aslinya
  3. Fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan aslinya
  4. Fotokopi surat keterangan pensiun perusahaan dan aslinya
  5. Buku rekening tabungan yang masih aktif

Sebagai catatan, untuk besaran saldo klaim JHT dapat dicairkan sesuai dengan kondisinya, seperti klaim saldo JHT 10%, JHT 30%, dan JHT 100%, tentunya persyaratannya pun berbeda-beda sesuai besaran saldo yang ingin dicairkan.

Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan

Cara mengurus BPJS khusus Jaminan Hari Tua (JHT) bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu secara online dan offline. Lantas, bagaimana cara mengurusnya? Berikut penjelasannya.

1. Pengajuan Klaim BPJS Ketenagakerjaan Online

Hal pertama yang harus dilakukan untuk pengajuan klaim BPJS Ketenagakerjaan adalah mengurus nomor antrian secara online, yakni melalui alamat antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id atau melalui aplikasi BPJSTKU yang bisa di unduh dari Play Store.

Adapun cara mencairkan saldo secara online sebagai berikut:

  1. Setelah daftar nomor antrian, kemudian login di situs resmi sso.bpjsketenagakerjaan.go.id atau aplikasi BPJSTKU
  2. Pilih menu Klaim Saldo JHT, lalu isi informasi kolom KPJ dengan nomor kartu BPJS Ketenagakerjaan, dan kolom Keperluan pilih Pengakuan Klaim
  3. Muncul pilihan Jenis Klaim, pilih salah satu sesuai kondisi status kepegawaian anda. Kemudian pilih Kirim
  4. Selanjutnya muncul daftar dokumen yang perlu disiapkan untuk kelengkapan syarat klaim saldo JHT
  5. Unggah semua dokumen yang diperlukan, dengan cara di scan terlebih dahulu, lalu upload semua dokumen tersebut. Tunggu email konfirmasi dari BPJS Ketenagakerjaan
  6. Buka email anda, lalu akan ada email resmi BPJS Ketenagakerjaan yang menyatakan pengajuan telah berhasil.
  7. Pada email yang sama, ada informasi tanggal dan kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan yang harus dikunjungi untuk proses klaim saldo
  8. Pastikan anda datang sesuai jadwal dan lokasi yang telah ditentukan sebelumnya, serta membawa dokumen yang dibutuhkan secara lengkap
  9. Tunggu panggilan dari petugas, dan akan diminta menyerahkan dokumen tersebut untuk diperiksa kembali
  10. Apabila dokumen sudah lengkap, maka petugas akan menginformasikan pencairan saldo JHT anda.

Itulah cara pengajuan klaim atau mencarikan saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan secara online, meskipun untuk proses verifikasi harus datang ke kantor cabang. Semoga nanti bisa sepenuhnya dilakukan secara online agar lebih memudahkan prosesnya.

cara mengurus BPJS Ketenagakerjaan

Baca Artikel Selanjutnya :

2. Pengajuan Klaim BPJS Ketenagakerjaan Offline

Cara ini bisa menjadi pilihan apabila anda gagal mengirim dokumen melalui email atau pengajuan secara online tidak berhasil, maka bisa datang langsung ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.

Langkah pertama, pastikan anda sudah melakukan pendaftaran nomor antrian secara online di antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id atau aplikasi BPJSTKU melalui ponsel. Kemudian petugas akan memanggil sesuai dengan nomor antrian yang sebelumnya sudah daftar online.

Selanjutnya, petugas akan melakukan verifikasi kelengkapan dokumen yang dibawa, pastikan sudah lengkap sesuai yang diminta. Apabila dokumen tersebut dinyatakan lengkap, anda akan diminta memasukan dokumen tersebut ke dalam drop box yang disediakan.

Tunggu pemberitahuan yang dikirim melalui WhatsApp, email atau SMS bahwa klaim pengajuan disetujui. Kemudian saldo JHT akan dikirim ke rekening yang sudah ditentukan sesuai tanggal yang diberitahukan oleh petugas.

Manfaat BPJS Ketenagakerjaan

Manfaat program JHT BPJS Ketenagakerjaan bisa dinikmati oleh peserta yang mendaftar berupa bentuk uang tunai, besaran saldo yang diperoleh sesuai dengan jumlah akumulasi seluruh iuran yang dibayarkan ditambah dari hasil pengembangan iuran tersebut.

Manfaat kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi peserta dalam kondisi seperti sudah berusia 56 tahun atau pensiun, meninggal dunia dan mengalami cacat total, maka akan dibayarkan secara penuh.

Nah, bagi peserta yang masih bekerja hanya bisa klaim sepuluh persen saja dari total jumlah dana. Dan, apabila peserta yang ingin kredit pemilikan rumah, maka saldo yang bisa diklaim sebesar tiga puluh persen dari total dana dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Dana dari program BPJS Ketenagakerjaan bisa anda gunakan untuk memenuhi kebutuhan yang bermanfaat tentunya, bisa untuk modal membuka usaha atau untuk biaya pendidikan anak. 

Cara mengurus BPJS Ketenagakerjaan bisa dilakukan dengan mudah, aksesnya bisa melalui online maupun offline. Terpenting penuhi semua kelengkapan dokumen yang diminta, agar proses pengajuan klaim bisa disetujui, serta hasil dari iuran tersebut bisa bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan.

Related Posts