Home Tips Cara Mengatur Keuangan Keluarga

Cara Mengatur Keuangan Keluarga

by Lara Nifa
cara mengatur keuangan keluarga

Mengatur keuangan dalam kehidupan berumah tangga adalah hal yang sangat penting. Karena tidak dipungkiri jika kebanyakan masalah yang terjadi di dalam berumah tangga adalah masalah keuangan. Pada artikel kali ini mari kita membahas bagaimana cara mengatur keuangan keluarga agar tidak ada masalah yang terjadi.

Jika anda dapat melakukan pengelolaan keuangan keluarga dengan baik dan benar, itu adalah sebuah prestasi yang sangat baik. Karena dengan pengaturan keuangan yang benar, akan menjadi kunci sukses keharmonisan keluarga. Tidak peduli siapa yang mengelola baik suami atau istri, ini akan menjadi tanggung jawab salah satu dari mereka.

Tips jitu mengatur keuangan keluarga

Menjadi bendahara dalam keluarga itu dituntut menjadi kreatif, teliti dan juga berhati-hati dalam mengelola keuangan. Karena keberlangsungan berumah tangga bergantung dari bagaimana si bendahara rumah pintar dalam mengatur keuangan.

  • Pencatatan keluar masuk 

Catat dengan detail berapa pemasukan dan pengeluaran baik dari penghasilan anda maupun pasangan. Hitung semuanya, lalu buatlah daftar kebutuhan untuk sebulan ke depan. Seperti tagihan listrik, SPP anak, air, telepon dan kebutuhan rumah.

Pastikan juga bila pengeluaran rumah itu lebih kecil dari penghasilan bulanan anda dan pasangan. Karena jika pengeluaran jauh lebih besar, itu akan membuat anda sebagai pengelola keuangan keluarga menjadi harus memutar otak agar dapat menutupi kekurangan tersebut.

  • Buat daftar belanja 

Buatlah daftar belanjaan satu bulan ke depan untuk barang-barang yang memiliki kadaluarsa panjang. Misal untuk kebutuhan makanan seperti beras, minyak goreng, mie instan, tepung dan lain-lain. Lalu untuk jenis makanan segar, seperti sayur, buah-buahan dan daging-dagingan, belilah setiap tiga hari sekali atau satu minggu sekali.

cara mengatur keuangan keluarga

Lalu kebutuhan rumah lain seperti sabun cuci, sabun mandi, shampoo, pasta gigi dan kebutuhan yang lainnya ada baiknya membeli dalam kemasan yang besar. Karena jika dibandingkan membeli kemasan kecil dalam jumlah banyak, membeli kemasan besar jauh lebih murah.

Belilah keperluan rumah tersebut di pasar atau di toko grosir, karena itu akan jauh lebih menghemat pengeluaran anda. Namun, bila bahan atau barang yang dicari tidak ada di pasar dan hanya ada di Supermarket, belilah dengan harga yang lebih murah.

Hindari melirik barang-barang diskon apalagi yang tidak ada di dalam daftar belanja yang sudah anda buat. Namun, bila barang atau bahan yang dibutuhkan memang sedang diskon, silahkan dibeli dengan catatan tidak melebihi budget.

  • Sisihkan dana darurat serta investasi

Sisihkan untuk kebutuhan darurat dan mulailah berinvestasi, setidaknya 10% sampai 15% dari penghasilan anda dan pasangan. Dana darurat ini nantinya akan dapat membantu anda disaat benar-benar dibutuhkan. 

Misal, anda memutuskan untuk menyisihkan Rp. 1.200.000,- maka tabungkan yang Rp. 1.000.000,- dan investasikan yang Rp. 200.000,- pada investasi yang anda inginkan. Saat ini investasi yang sedang banyak digemari adalah investasi pada logam mulia yaitu emas batangan, karena dianggap memiliki nilai yang stabil.

  • Asuransi 

Mulailah mendaftarkan diri anda dan keluarga pada asuransi kesehatan atau asuransi pendidikan bagi anak-anak. Karena ini akan membantu keluarga anda di masa yang akan datang dan tidak perlu merasa kuatir lagi.

  • Hindari jajan berlebihan 

Hindari jajan berlebihan, jajan memang hal yang siapapun sukai. Apalagi jika memiliki hobi ngemil. Namun, anggarkan juga uang untuk jajan agar saat sedang pergi sekeluarga tidak melebihi budget.

Akan lebih baik lagi, apabila setiap kali pergi berlibur membawa bekal yang dibuat sendiri di rumah. Tentunya ini akan dapat menekan pengeluaran dan bisa dipergunakan untuk hal yang lain.

  • Jangan tunda pembayaran tagihan

Apabila anda memiliki atau wajib membayar tagihan bulanan. Jangan pernah ditunda-tunda untuk membayarnya. Bayar semua tagihan tersebut tepat waktu. Karena jika sampai telat dan ternyata uang sudah terpakai untuk keperluan lain, itu akan membuat kekacauan dalam hal pengelolaan keuangan anda.

Memiliki tagihan dan telat saat membayar, tentu memiliki konsekuensi tersendiri. Misal adanya bunga atau denda setiap kali telat membayar tagihan tersebut, tentu akan terasa berat nantinya.

  • Pangkas pengeluaran

Pangkas pengeluaran yang tidak penting, misalnya seperti membeli handphone baru padahal handphone yang saat ini digunakan masi berfungsi dengan sangat baik. Jangan membeli sesuatu yang tidak sedang dibutuhkan.

Memangkas anggaran bukan berarti anda harus menjadi pelit, namun dahulukan yang penting. Buat baik-baik perencanaan keuangan dan jangan sampai membeli atau melakukan hal diluar yang sudah direncanakan.

Jika sudah dapat melakukan semua yang tertulis pada poin-poin di atas, maka dapat dipastikan jika pengelolaan keuangan anda sudah baik dan benar. Lalu, bila anda ingin menabung, pastikan anda tidak salah pilih bank agar nantinya tidak terjadi suatu hal yang tidak diinginkan.

Bila ingin berinvestasi, pastikan anda mempelajari semua tentang jenis investasi, produk dan bagaimana keadaannya di pasar saham. Selalu rundingkan dengan pasangan anda tentang cara mengatur keuangan keluarga, jangan sampai anda putuskan segala sendirian. Karena dalam berumah tangga, harus selalu berkomunikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Related Posts