Home Perencanaan Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan dan Persyaratannya

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan dan Persyaratannya

by Lara Nifa
cara mencairkan bpjs ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan sendiri adalah badan yang memang dipersiapkan untuk pekerja di perusahaan, di mana tujuannya adalah melindungi tenaga kerja dari resiko ekonomi. Jaminan yang disediakan ini diperuntukan untuk menjaga keselamatan ketika sedang bekerja atau ketika sudah pensiun. adapun beberapa cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan bagi Anda yang membutuhkan. 

Pencairan BPJS Ketenagakerjaan sendiri tidak terlalu sulit, di mana yang penting Anda mengetahui syarat apa saja yang dibutuhkan. Karena pada saat ini sendiri sedang terjadi pandemic, kebanyakan pencarian BPJS ini dilakukan dengan cara online. Anda pun diharapkan untuk selalu mengikuti aturan yang diberlakukan agar pencarian dapat dilakukan dengan cepat. 

Syarat Pencairan untuk BPJS Ketenagakerjaan 

manfaat pencairan bpjs ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan dapat dicairkan apabila Anda sudah pensiun, tapi juga bisa Anda cairkan apabila memang masih menjadi pegawai. Anda yang mengalami PHK atau resign pun juga bisa mencairkan BPJS Ketenagakerjaan. Adapun syarat pencairan BPJS yang perlu untuk Anda ketahui. Untuk Anda yang masih menjadi pegawai aktif, Anda hanya bisa mencairkan sebesar 10% dan 30%. 

Dari kedua jumlah tersebut Anda hanya bisa memilih salah satunya, di mana 10% yang merupakan dana untuk persiapan pensiun dan 30% untuk perumahan. Anda bisa mencairkan BPJS Ketenagakerjaan 100% apabila memang sudah pensiun atau tidak bekerja lagi di perusahaan yang menaungi Anda. Untuk syarat pencairan BPJS ini dapat dilihat sebagai berikut: 

Pencairan BPJS Ketenagakerjaan 10% dan 30% 

Untuk pencairan dengan jumlah 10% dan 30%, Anda membutuhkan beberapa syarat seperti berikut: 

  • Sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan selama minimal 10 tahun 
  • Anggota masih menjadi karyawan aktif di salah satu perusahaan 
  • Kartu BPJS Ketenagakerjaan yang asli dan fotocopy 
  • KTP atau paspor yang asli dan fotocopy 
  • Kartu keluarga yang asli dan fotocopy 
  • Buku rekening yang asli dan fotocopy 
  • NPWP apabila yang dicairkan jumlahnya melebihi dari 50 juta
  • Surat keterangan yang menunjukkan anggota masih aktif bekerja di perusahaan

Jika Anda ingin mencairkan yang 30%, maka ada syarat tambahan yaitu dengan menyertakan dokumen perumahan yang asli dan fotocopy. 

Pencairan BPJS Ketenagakerjaan 100% 

Jika Anda ingin mencairkan BPJS TK yang 100%, maka berikut ini adalah syarat pencairan yang harus Anda penuhi: 

  • Kartu BPJS asli dan fotocopy 
  • KTP atau paspor asli dan fotocopy 
  • Kartu keluarga asli dan fotocopy 
  • Surat keterangan berhenti bekerja dari perusahaan asli 
  • Buku rekening tabungan asli dan fotocopy
  • Pas foto terbaru ukuran 3×6 dan 4×6 yang masing-masing berjumlah 4 rangkap 
  • Surat keterangan pengunduran diri dari perusahaan ke dinas ketenagakerjaan 
  • Jika Anda di PHK, maka harus menyerahkan akta penetapan PHK dari pengadilan hubungan industrial 
  • NPWP yang asli dan fotocopy jika memang dana yang dicairkan melebihi dari 50 juta. 

Syarat pencairan BPJS Ketenagakerjaan tersebut harus dapat Anda penuhi agar dana dapat dicairkan. Di mana syarat-syarat tersebut harus Anda bawa ke kantor BPJS TK yang ada di domisili terdekat dari Anda. 

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Lewat Online 

Di tengah situasi pandemic sekarang ini, agar Anda bisa melakukan pencairan BPJS ketenagakerjaan maka Anda bisa lewat cara online. Cara mencairkan dengan online ini sangatlah mudah dan juga cepat. Di mana berikut ini adalah langkah-langkahnya: 

  • Registrasi

Pertama-tama Anda harus membuka situs BPJS Ketenagakerjaan terlebih dahulu. Setelah itu lakukan registrasi dengan email yang sudah didaftarkan. Jika belum pernah melakukan registrasi, maka Anda dapat mendaftar terlebih dahulu. Caranya hanyalah dengan mengisi data nomor identitas beserta nama lengkap yang sesuai dengan KTP. 

  • Klaim

Jika sudah membuat saldo, maka selanjutnya Anda dapat memilih menu Klaim Saldo JHT. Nantinya Anda akan diminta untuk mengisi data seperti nomor ketenagakerjaan. Dalam kolom keperluan, Anda dapat mengisi pengajuan klaim dan status kerja pada saat ini. Jika sudah, maka selanjutnya Anda akan diminta untuk mengupload dokumen yang diminta. 

Namun, perlu diperhatikan pada saat proses penguploadan dokumen ini. Karena ada beberapa syarat yang berbeda, di mana salah satunya mereka akan meminta foto asli dari dokumen yang berbeda. 

  • Email konfirmasi 

Jika semua data sudah diisi, maka selanjutnya Anda harus menunggu email dari BPJS TK. Di mana nantinya, pihak BPJS akan memberikan konfirmasi bahwa pengajuan sudah diterima dan akan melakukan jadwal wawancara oleh petugas melalui video call. Ketika wawancara, pastikan bahwa Anda telah menyiapkan data serta nomor telepon masih dalam keadaan aktif. 

Jika semua syarat untuk pencairan BPJS Ketenagakerjaan sudah disetujui dan petugas sudah mengkonfirmasi semua, maka Anda hanya tinggal menunggu dana cair kurang lebih 1 minggu atau 2 minggu setelahnya. 

Cara mencairkan bpjs ketenagakerjaan di atas adalah cara yang memang sudah diperbaharui, mengingat bahwa saat masa pandemic ini terjadi beberapa batasan agar penularan virus corona dapat ditekan.

Related Posts