Home Bisnis dan Usaha Cara Membuka Usaha Kecil-Kecilan di Jakarta

Cara Membuka Usaha Kecil-Kecilan di Jakarta

by Lara Nifa

Jakarta, salah satu kota metropolitan di Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat membuat banyak orang tertarik untuk membuka usaha di sana. Peluangnya memang lebih menjanjikan dibanding kota lain, mulai dari sumber daya manusia yang melimpah, infrastruktur yang memadai, sehingga transportasi pun sudah sangat mencukupi.

Apakah Anda berencana membuka usaha kecil-kecilan di Jakarta namun belum ada ide? Sebenarnya ada banyak loh contohnya, asal sudah menyiapkan modal, mental, dan belajar lebih banyak soal mengelola usaha.  Tak perlu bingung memulai dari mana, ikuti saja tips berikut ini.  

Cara Memulai Usaha Kecil di Jakarta, Penting Diperhatikan Demi Kesuksesan

Dalam berbisnis, tentu para pelaku usaha akan saling bersaing mendapatkan pelanggan. Contohnya warung makan atau restoran yang sering mengadakan promo, maupun menjadi merchant aplikasi delivery order. Untuk memulai memang butuh keberanian, apalagi Anda berencana memulai usaha di ibukota. Ada banyak persiapan supaya bisnis berjalan sesuai keinginan, tak merugi dan mendatangkan keuntungan besar. Anda bisa coba terapkan cara berikut ini saat memulai usaha baru, yang penting adalah kesiapan diri bertanggung jawab atas segala keputusan yang diambil.

  1.     Memastikan Ide Usaha

Pastikan bahwa ide yang dimiliki bukan sekedar inovasi dari produk atau layanan yang sudah ada. Jangan habiskan waktu untuk usaha yang belum dikuasai dasarnya. Anda harus menanyakan pada diri sendiri alasan membuka usaha tersebut, apakah bisnis kecil-kecilan yang dibangun bisa berkembang dan kesiapan dalam menghadapi risiko.

Kalau belum punya ide bisnis apapun, berikut kami berikan beberapa contoh usaha kecil-kecilan berpeluang di Jakarta untuk dipilih:

  •       Jasa jahit non-obras
  •       Waralaba minuman
  •       Menerima pesanan kue
  •       Jual jajanan pasar atau sarapan
  •       Bisnis souvenir
  •       Konter pulsa
  •       Butik preloved dengan sistem konsinyasi
  •       Bisnis kaos pre order
  •       Bisnis lahan parkir
  •       Jual sayur mayur
  1.     Lakukan Riset

Setelah berhasil meyakinkan diri dan menentukan ide usaha yang akan dibuka, maka selanjutnya adalah melakukan riset. Mulai dari barang-barang apa saja yang dibutuhkan oleh konsumen, mengenali para kompetitor, mempertimbangkan biaya produksi, marketing, jualan, serta profit yang ingin dihasilkan.

  1.     Buat Plan Bisnis

Sekecil apapun bisnis yang dijalankan tentu butuh persiapan dan rencana yang matang. Kalau tak punya artinya Anda sekedar jualan saja, karena hanya menunggu pembeli datang tanpa membangun bisnis yang baik. Hal ini sering terjadi tanpa disadari, padahal sebenarnya bisa menjadi faktor utama penyebab kegagalan. Rencana bisnis akan membantu Anda memperoleh keuntungan, memberi peta yang menghidupkan bisnis, serta memahami kebutuhan uang atau modal. Ini bisa jadi aset yang besar apabila diperhatikan dengan baik dan menyeluruh.

  1.     Lakukan Secara Bertahap

Bisnis yang baru dibuka tentu membutuhkan waktu untuk menghasilkan pemasukan tetap sampai berjalan dengan stabil.  Guna memastikan bisnis berjalan lancar, jalankan strategi-strategi yang dibuat dalam plan bisnis secara bertahap.

  1.     Alokasikan Modal Bisnis Secara Tepat

Ternyata ada dua cara dalam mengalokasikan modal bisnis, pertama operational expenses, yakni pengeluaran operasional yang mencakup gaji karyawan, sewa gedung, tagihan listrik dan sebagainya. Yang kedua adalah capital expense, yaitu modal yang dipakai untuk membeli perlengkapan bisnis seperti peralatan kantor dan pembelian bahan baku. Modal kecil dapat digunakan secara efektif dan efisien apabila dialokasikan dengan tepat.

  1.     Tentukan Lokasi Usaha yang Strategis

Memilih lokasi yang strategi dapat memperbesar peluang bisnis Anda untuk mendapatkan konsumen lebih potensial bila dibandingkan dengan lokasi usaha yang sepi dan jauh dari akses publik. Tentu tingkat penjual akan maksimal sehingga mempengaruhi kesuksesan dari bisnis yang dijalankan. Saat ini memang tidak mudah mendapatkan lokasi tempat usaha strategis di daerah Jakarta yang padat penduduk, Anda perlu berkeliling dan melakukan survey terlebih dahulu. Memang membutuhkan waktu, tapi sepadan dengan peluang yang dijanjikan. Pilihlah tempat usaha dengan cermat, matang dan penuh pertimbangan demi kemajuan bisnis Anda sendiri.

  1.     Pilih Bekerja Sendiri atau Merekrut Karyawan

Sebaiknya di awal memulai bisnis Anda tidak perlu merekrut karyawan. Ini bisa menekan biaya operasional bisnis kecil-kecilan, jadi gunakan dulu tenaga sendiri. Kalau kedepannya kurang efisien karena bisnis telah maju pesat, tak ada salahnya mempertimbangkan untuk menambah tenaga baru.

  1.     Mempromosikan Usaha Kecil-Kecilan

Jangankan usaha kecil-kecilan, bisnis sebesar Mcdonald’s yang sudah ada dimana-mana saja masih gencar melakukan promosi. Ini hal yang harus ditiru oleh para pengusaha, biaya promosi produk memang harus dipersiapkan agar laku di pasaran. Dengan promosi, orang-orang akan mengetahui produk atau layanan yang Anda jual.

Kegiatan promosi kini mudah dilakukan semenjak kehadiran sosmed. Anda bisa memanfaatkan fitur iklan atau endorse public figure yang punya pengaruh kuat. Lakukan promosi secara rutin.

Demikian tentang cara membuka usaha kecil-kecilan di Jakarta yang dapat menjadi panduan para pebisnis pemula. Terkait dengan ide usaha, silahkan pilih yang sesuai dengan minat dan kemampuan Anda. Semoga usaha yang dijalankan bisa cepat sukses.

Related Posts