Cara Berinvestasi Agar Lebih Efisien

Berinvestasi memang sebuah cara bagi seseorang untuk dapat memenuhi tujuan dari kebebasan finansial. Ada begitu banyak cara agar bisa berinvestasi yang dapat Anda temukan guna

Lara Nifa

[addtoany]

Berinvestasi memang sebuah cara bagi seseorang untuk dapat memenuhi tujuan dari kebebasan finansial. Ada begitu banyak cara agar bisa berinvestasi yang dapat Anda temukan guna menginvestasikan uang Anda.

Apabila Anda ingin mempertaruhkan uang yang dimiliki agar bisa lebih berkembang, tentunya akan terdapat banyak resiko yang menanti. Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena semua itu dapat dipelajari sehingga membuat Anda menjadi seorang investor yang profesional.

Pilih platform yang tepat

Berinvestasi dapat diibaratkan seperti Anda sedang menanam pohon. Anda bisa mencari tahu mengenai platform-platform yang menyediakan instrumen investasi yang cocok dan tepat bagi pemula, lalu jangan sampai Anda salah dalam melakukan setiap step-stepnya agar tidak membuat Anda rugi.

Untuk berinvestasi bila memang sudah berniat dan memiliki modal, maka lalukanlah. Tidak perlu menunggu hingga mapan dan ada baiknya Anda mengambil investasi yang bersifat jangka panjang. Selanjutnya, akan lebih baik bila melakukan investasi sedini mungkin, agar Anda memiliki tabungan di masa depan.

Tanamkan mindset secara benar

Pantang menyerah, optimis dan berani menghadapi resiko adalah hal-hal yang harus Anda tanamkan di dalam pikiran Anda sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Dimana mindset merupakan salah satu hal yang sangat memberikan pengaruh akan kesuksesan seseorang selain pengalaman, kerja keras, network, skill dan lainnya.

Sebab pada dasarnya kebiasan serta tindakan yang Anda lakukan tiap harinya sangat dipengaruhi oleh pola pikir. Keberhasilan seseorang dalam berinvestasi atau berbisnis itu 80% berdasarkan mindset dan 20% berasal dari skill. 

Jangan pernah mengabaikan inflasi

Jangan pernah sekalipun Anda mengabaikan inflasi ketika memilih alat investasi untuk jangka panjang. Karena bisa saja daya beli dari investasi pilihan Anda mengecil. Bank Indonesia pernah mengatakan, bahwa di bulan Agustus 2013 lalu negara kita mengalami inflasi hingga 8,79% lalu juli 2013 menjadi 8,61%.

Dimana hal ini artinya bila Anda memutuskan untuk menanam modal pada salah satu bank milik BUMN, misalnya pada deposito maka bunga yang diperoleh adalah sebesar 5,46% per tahunnya dan 7,21% pada bank swasta yang mana artinya risiko inflasi pada nilai tunai berkurang diakibatkan adanya inflasi.

Bagi kebanyakan orang, berinvestasi pada reksadana atau saham merupakan cara agar dapat sejajar dengan inflasi. Anda hanya perlu memperhatikan jika nilai saham dapat turun dan juga naik kapan saja. Karena investasi saham termasuk yang memiliki paling beresiko. Tetapi, saham memberikan peluang keuntungan yang besar serta telah secara stabil dapat melampaui inflasi semenjak tahun 1940-an.

Mengelola modal dengan benar

Bagi Anda yang masih pemula di dunia investasi. Ada baiknya untuk memperhatikan cara berinvestasi yang baik dan benar, salah satunya adalah dengan mengelola modal yang Anda miliki ke beberapa aset (diverifikasi).

Contohnya seperti diverifikasi kepada properti, emas, surat hutang dan emas. Mengapa harus dilakukan? Gunanya adalah untuk menghindari terjadinya kegagalan total apabila terjadi kegagalan dari salah satu aset tersebut. Sebab masih memiliki aset lain yang mendapatkan keuntungan, tentunya hal tersebut akan memberikan Anda rasa aman. 

Pilih instrumen investasi yang cocok

Selanjutnya adalah Anda harus tahu tujuan dari berinvestasi dan kemampuan finansial Anda. Karena seperti yang diketahui investasi memiliki berbagai jenis, misalnya seperti obligasi, deposito, saham dan masih ada yang lainnya.

Tentu dari setiap jenis instrumen tersebut memiliki keuntungan dan kelebihannya masing-masing. Tentunya mempunyai resiko yang berbeda juga, jadi Anda juga harus mencari tahu mengenai hal-hal tersebut. Berikut adalah urutan investasi mulai dari imbalan dan resiko tertinggi :

  • Saham
  • Reksadana
  • Obligasi
  • Deposito

Anda harus mempunyai mental yang kuat bila memang ingin berinvestasi saham, serta mempelajari seluk beluk dari investasi saham agar mengetahui resiko yang dimilikinya. Untuk dapat mengerti tentang saham, Anda bisa mengikuti workshop mengenai investasi juga berkonsultasi dengan orang-orang yang memang berpengalaman.

Mulai dengan investasi kecil

Guna menumbuhkan kepercayaan diri, ada baiknya memulainya dari modal yang paling kecil terlebih dahulu dan cara ini memang disarankan bagi pemula. Kemudian pilihlah investasi yang memang terjamin serta mempunyai performa baik untuk jangka panjang, setidaknya selama 5 tahun.

Oleh sebab itu, sebaiknya Anda berkonsultasi kepada broker. Sebagai referensi, bisa juga membaca buku-buku atau artikel yang berhubungan dengan investasi, selain itu Anda juga dapat mengikuti seminar sembari mengamati perkembangan saham melalui internet.

Jangan berlebihan

Mayoritas orang takut untuk berinvestasi karena khawatir akan kehilangan uang. Padahal Anda harus tetap tenang, karena ketika memutuskan untuk berinvestasi Anda memang harus terbiasa dengan keadaan pasar saham.

Namun, Anda juga jangan berlebihan untuk menginvestasikan uang yang Anda miliki. Mengapa? Karena dapat memberikan pengaruh negatif pada psikologis dan mental terutama pada pengguna investasi pemula. Jangan mudah terperdaya oleh tips-tips yang Anda temukan.

Related Post