Home Investasi Cara aman investasi properti

Cara aman investasi properti

by Lara Nifa

Pada masa muda, mayoritas orang akan berlomba-lomba untuk melakukan investasi agar dapat dinikmati di hari tua. Investasi yang belakangan ini sedang sangat disukai adalah investasi properti, dimana jenis ini biasanya terbagi menjadi beberapa kategori yaitu rumah atau bangunan dan kendaraan. 

Mengapa banyak yang menyukai berinvestasi pada  properti? Karena dianggap dapat memberikan keuntungan lebih besar dan bila dilakukan pada masa jangka panjang. Dimana para investor pemula akan mempunyai kebanggaan tersendiri ketika berhasil memiliki satu properti. Tentunya untuk dapat mencapai tujuan tersebut, Anda harus pAndai dalam mengatur strategi.

Untuk seorang pemula, sebaiknya tidak tergesa dalam mengambil keputusan. Karena Anda masih harus mempelajari berbagai hal mengenai investasi properti, salah satunya memperhatikan proses pembeliannya sebab jual beli properti itu tidak mudah. Banyak sekali yang harus dilakukan, mulai dari cara pembayaran dan lain sebagainya.

Pemilihan lokasi

Lokasi merupakan salah satu poin penting yang perlu diperhatikan sebelum Anda memutuskan untuk membeli atau memulai investasi properti. Mayoritas akan memilih untuk membeli atau membangun di kawasan yang strategis.

Lokasi strategis ini menjadi faktor penting yang memang harus diperhatikan apabila Anda ingin memulai berinvestasi pada properti. Percaya atau tidak, lokasi dari properti tersebut juga sangat mempengaruhi harganya, apalagi bila berada di dekat fasilitas dan sarana umum misalnya seperti terminal, stasiun, mal, pasar tradisional, rumah sakit dan lainnya harganya tentu akan sangat tinggi.

Mempersiapkan dana

Setelah penentuan lokasi, tentunya Anda juga harus mempersiapkan dana yang akan digunakan untuk membeli properti. Dana ini nantinya tidak hanya untuk membeli propertinya saja, tetapi juga untuk mengurus beberapa hal lain yang tentunya membutuhkan sejumlah uang dengan nominal cukup besar. 

Pilih developer yang terpercaya

Setelah masalah lokasi dan dana terpenuhi, selanjutnya adalah mencari pengembang yang bisa dipercaya dan memiliki kredibilitas yang baik. Jadi, sangat penting bagi Anda untuk mencari tahu mengenai developer yang akan digunakan.

Pelajari dengan baik informasi dan latar belakang dari perusahaan developer tersebut. Setidaknya pengembang tersebut telah berkarir selama lima tahun dan tidak memiliki masalah apapun selama waktu tersebut.

Mengecek harga pasar

Ketika akan membeli properti, hendaknya jangan tergesa-gesa. Karena Anda harus melakukan riset pasar terlebih dahulu agar tidak mengalami kerugian. Anda perlu mengetahui berapa harga pasaran dari properti yang ingin dibangun atau dibeli. Untuk mengeceknya, dapat melalui internet atau terjun langsung ke lapangan dan menanyakan pada agen-agen perumahan. Dengan begitu Anda bisa mendapatkan rumah atau bagunan terbaik dan sesuai budget.

Fasilitas dan sarana yang memadai

Hal selanjutnya, Anda harus mengetahui apa saja fasilitas serta sarana yang disediakan pihak perusahaan developer. Dimana fasilitas ini sangatlah berpengaruh kepada harga jual dari properti yang akan Anda beli nantinya. Seperti faktor eksternal dan internal, contohnya :

  • Internal : arena olahraga, tempat beribadah, gerbang perumahan, taman, dan lain sebagainya.
  • Eksternal : sekolah, terminal, fasilitas kesehatan, halte, mall, supermarket dan lain sebagainya.

Hal ini termasuk penting dan harus menjadi perhatian untuk Anda sebagai investor yang masih pemula ketika memutuskan untuk berinvestasi pada bidang properti.

Persetujuan KPR

Mayoritas orang akan lebih berusaha untuk bisa memperoleh persetujuan KPR agar bisa meringankan beban pembayaran. Hal ini juga berlaku bagi Anda sebagai seorang investor pemula yang akan berinvestasi pada sektor properti.

Mempunyai persetujuan KPR dapat membuat vendor atau agen perumahan menjadi lebih yakin akan minat Anda untuk membeli rumah sekaligus berinvestasi. Selain itu dengan menggunakan sistem KPR dapat menghindari terjadinya kegagalan dalam transaksi antara Anda dengan pihak agen.

Sesuaikan tenornya dengan kemampuan

Ketika Anda akan mengajukan KPR, pihak bank pasti menawarkan banyak pilihan tenor yang bisa Anda sesuaikan dengan kemampuan. Biasanya tenor yang mereka tawarkan mulai dari 5 tahun sampai 10 tahun atau lebih. 

Dimana ketersediaan dari tenor tersebut nantinya akan dihitungkan oleh petugas bank dan disesuaikan dengan kemampuan finansial Anda. Ingat untuk tidak memaksakan diri memilih tenor jangka pendek apabila Anda memang belum siap.

Surat pembelian aset atau tanah

Anda juga harus memperhatikan atau memastikan bila sertifikat (surat) tanah yang diterbitkan oleh pihak perusahaan developer merupakan surat legal secara hukum. Karena memang sebagai seorang investor yang masih pemula, Anda harus teliti dalam menentukan unit yang akan digunakan untuk investasi.

Hal tersebut bisa Anda dapatkan informasinya melalui seorang notaris yang memang memiliki kewenangan untuk mengurus surat (akta) tanah. Dimana surat tersebutlah yang menentukan status dari tanah kavling milik Anda.

Persiapkan dana tambahan

Dana ini diperlukan untuk menambal pengeluaran-pengeluaran tambahan yang mungkin saja muncul diantara proses jual beli berlangsung. Karena memang mungkin saja terjadi dan tentunya akan menjadi tanggung jawab Anda sebagai pemilik. 

Demikianlah beberapa cara aman yang perlu Anda perhatikan ketika hendak memulai berinvestasi properti. Bila hendak melakukan transaksi pembelian rumah dengan sistem KPR, Anda harus memastikan untuk memilih bank yang menerapkan bunga kompetitif.

Related Posts