Home Bisnis dan Usaha Bisnis Properti Adalah

Bisnis Properti Adalah

by Lara Nifa

Apakah Anda sudah mengetahui tentang bisnis properti? Bila belum,Pada artikel ini akan membahas lebih rinci tentang bisnis yang mempunyai prospek besar. Bisnis properti salah satu bisnis yang dapat menjanjikan keuntungan besar mau dimanapun itu. Wajar bila saat ini banyak pengusaha, entah itu para pemula hingga mereka yang sudah memiliki pengalaman.

Tidak hanya itu, jenis bisnis tersebut juga tidak begitu rumit serta mudah untuk dijalankan sehingga bisa dilakukan oleh siapapun. Sementara pengertian bisnis properti yaitu aktivitas penjualan properti seperti rumah, ruko, tanah, apartemen kios, warung dan lain sebagainya ke pihak lain.

Pengertian Bisnis Properti

Supaya lebih mudah memahami terkait bisnis properti, maka Anda harus mengetahui pengertiannya terlebih dahulu. Seluruh bisnis yang berkaitan dengan aktivitas jual beli tanah dan sejenisnya, maka akan masuk kategori bisnis properti. Aspek-aspek lain yang ada kaitannya dengan peluang bisnis tersebut seperti jual beli rumah, sewa gedung dan masih banyak lagi.

Anda dapat menjumpai berbagai produk properti . Adapun produk properti yang paling populer yakni berupa tempat tinggal, misalnya rumah susun, apartemen hingga perumahan. Terdapat beberapa istilah yang perlu diketahui dalam menjalankan bisnis properti ini. Mulai dari broker atau agen properti, break even point, capital gain, develope, booking fee dan lain-lain.

Bisnis Properti Berdasarkan Produk

  1.       Residential Real Estate

Berbicara mengenai jenis bisnis properti yang dapat dilakukan oleh para pemula. Dari sekian banyak jenis maka Residential Real Estate adalah produk bisnis properti pertama dari banyaknya jenis bisnis properti. Untuk jenis ini cenderung dikhususkan ke pemenuhan kebutuhan seluruh masyarakat akan tempat tinggal.

Kesimpulannya jenis produk satu ini berupaya untuk memenuhi kebutuhan papan seperti rumah. Oleh sebab itu, penekanan pada bisnis tersebut menargetkan orang-orang memerlukan tempat tinggal. Dengan begitu kebutuhan tempat tinggal masyarakat dapat terpenuhi.

  1.       Commercial Real Estate

Dunia perkantoran dan properti ritel adalah sasaran dari bisnis satu ini. Menyewakan tempat atau ruangan kepada pihak perorangan atau perusahaan termasuk dalam kategori bisnis Commercial Real Estate

Ruangan atau tempat yang umumnya disewakan seperti toko, restoran, hingga pusat perbelanjaan. Penyewa yang ditargetkan usaha tersebut adalah pengguna tunggal atau cenderung ke mereka yang memakai properti ini sendiri.

  1.       Industrial Property

Kalangan perusahaan atau perindustrian adalah target utama jenis bisnis tersebut. Adapun jenis properti yang disewakan berupa manufaktur ringan serta berat, misalnya tempat penyimpanan produksi dan gudang pendistribusian.

Dengan begitu Industrial Property memerlukan peran pihak lainnya untuk melakukan kerja sama sebab terkait oleh perusahaan penyewa yang melakukan proses produksi.Pemilik dan penyewa ada tanggung jawab oleh properti yang sedang dikelola atau dijalankan.

  1.       Special Purpose Property

Untuk konsumen jenis bisnis properti seperti Special Purpose Property tersebut lebih tertarget. Dimana sarana dan prasarana untuk kepentingan umum adalah kebutuhan yang disiapkan dari jenis usaha tersebut. Misalnya, hotel, motel, teater, rumah sakit, ressort, sekolah dan tempat ibadah.

Supaya bisnis properti ini tidak terhenti di tengah jalan, para pelaku bisnis harus memiliki kemampuan khusus agar dapat mengembangkan bisnis yang dikelola. Anda dapat menjalankan bisnis tersebut dengan baik sebab prospek kedepannya sangat cerah. Itulah pentingnya mengetahui lebih dalam soal bisnis properti serta jenis-jenis produk yang ada di dalamnya.

Keuntungan Menjalankan Bisnis Properti

  1.       Nilai Jual Properti Terus Meningkat

Setiap tahunnya di negara Indonesia nilai jual properti selalu mengalami kenaikan yang pesat. Alasan inilah menjadikan keuntungan atau manfaat utama bagi yang mau menjalankan. Para pelaku usaha properti semakin ketagihan serta peluang prospek yang bagus ini juga menjadi alasan munculnya banyak agen properti saat ini.

  1.       Tidak Terkena Dampak Inflasi

Apabila negara mengalami inflasi, maka dampak ini tidak bisa mengganggu bisnis properti. Semua orang mungkin sudah tahu bahwa nilai dari mata uang dapat dipengaruhi oleh adanya inflasi. Kelebihannya, bisnis properti tidak akan terkena dampak dari peristiwa ini. Akan tetapi, sebelum menjalankan bisnis ini, Anda harus memperdalam ilmu mengenai dunia properti.

  1.       Investasi Jangka Panjang

Bisnis properti adalah bentuk investasi jangka panjang. Bisa 3 sampai 5 tahun ke depan barulah hasil dari bisnis tersebut dapat Anda nikmati. Jadi, tidak bisa instan untuk bisa memperoleh keuntungan dalam menjalankan bisnis properti tersebut. Namun, dalam jangka waktu tersebut, nilai jual dari properti yang dulunya Anda beli bisa naik berkali-kali lipat lebih tinggi.

Walau waktu untuk bisa menikmatinya terbilang lama, akan tetapi bisnis tersebut dianggap sebagai bisnis paling menguntungkan. Hal ini dikarenakan, adanya kepastian bahwa nilai jual properti akan selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya dan sebanding oleh modal yang dulunya sudah dikeluarkan. Kesimpulannya. Jika ingin menjalankan bisnis properti, perlu yang namanya pemahaman lebih dalam atau seluk beluk di dunia properti agar Anda bisa sukses dalam melakukannya.

Related Posts