Home Bisnis dan Usaha Bisnis Peternakan Sapi Punya Prospek Menjanjikan, Begini Cara Memulainya

Bisnis Peternakan Sapi Punya Prospek Menjanjikan, Begini Cara Memulainya

by Lara Nifa

Peternakan sapi menjadi salah satu prospek bisnis yang sangat menjanjikan dalam jangka panjang. Bisnis ini termasuk mudah dilakukan siapa saja tanpa harus memiliki keahlian khusus. Terbukti sudah banyak orang berhasil meraup omset puluhan juta rupiah dari beternak sapi. Tak jarang peternak juga memiliki pabrik olahan daging dan menjadi supplier daging potong. Nah, bagaimana cara memulai bisnis ini?

Sebelum Memulai Usaha Peternakan Sapi, Perhatikan Beberapa Hal Berikut

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan para calon juragan sapi. Simak pembahasannya bersama-sama agar Anda bisa menghasilkan banyak keuntungan.

Memilih Sapi yang Akan Diternak

Ketahui beberapa jenis sapi yang familiar untuk orang Indonesia. Sebelum memulai proses ternak sapi, silahkan tentukan jenisnya terlebih dahulu.

  •       Sapi Bali banyak ditemukan di wilayah Indonesia timur. Ciri khasnya mudah beradaptasi dengan iklim Indonesia dan punya kualitas daging yang tidak banyak lemak dan bertekstur lembut.
  •       Sapi madura umumnya memiliki pertumbuhan sedikit lambat. Jenis sapi ini sangat diandalkan peternak jangka panjang, apalagi karena populasinya sedikit.
  •       Sapi Brahman memiliki ciri tubuh bongsor, gemuk, besar, tumbuh dengan cepat, dan berwarna coklat. Ini adalah sapi peranakan India yang kerap ditemukan di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
  •       Sapi Limosin mampu hidup di cuaca ekstrim atau beriklim tropis seperti Indonesia. Jenis sapi ini punya ciri khas pada bentuk tubuhnya yang memajang serta tekstur daging yang padat.

Menyediakan Lahan dan Membuat Kandang

Setelah Anda menentukan jenis sapi yang ingin diternak, maka langkah selanjutnya adalah mencari lahan peternakan dan membuat kandang sapi. Tak ada salahnya mencari lahan luas di tahap awal, meskipun jumlah sapi masih terbatas namun bisa memadai agar hewan ternak ini tidak terpisah dari sapi lainnya. Anda pun perlu menjaga kebersihan kandang, sanitasi sapi ternak, hingga tempat pakannya.

Jadi lahan tersebut bukan sekedar lahan kosong saja, ada baiknya jika peternakan sapi tidak mengganggu kenyamanan masyarakat. Anda dapat mencari lahan yang jaraknya sedikit jauh dari pemukiman, hal ini juga membantu psiklogis sapi berkemang dengan baik. Terkait pembuatan kandang, Anda dapat menyesuaikan ukuran dan bentuknya untuk memaksimalkan ruangan.

Pembuatan kandang peternakan sapi bisa saling berhadapan atau pada posisi sejajar. Selain posisi, pastikan sirkulasi udara di kandang peternakan tidak lembab, atur pencahayaan yang baik agar hewan ternak tumbuh sehat.

Membeli Bibit Sapi Berkualitas Unggul

Memilih bibit sapi unggul adalah kunci keberhasilan usaha ternak sapi. Faktor ini sangat penting karena bibit yang jelek menyebabkan boros pakan dan tetap kurus. Ada beberapa ciri khas sapi berkualitas yang menghasilkan generasi unggulan. Berikut beberapa karakteristiknya:

  •       Pada bentuk fisik tampak tubuh yang proporsional dengan rangka kokoh serta lebar.
  •       Mata bersinar dan responsif terhadap lingkungan sekitar.
  •       Mempunyai bulu yang kering dan pendek.
  •       Dada yang lebar karena akan membuat pertumbuhan daging maksimal.
  •       Tubuh terlihat memanjang dengan tinggi sama antara depan dan belakang.
  •       Tidak sedang sakit atau dalam kondisi cacat.
  •       Kuku sapi tidak panas saat disentuh.
  •       Tidak ada lendir di sekitar hidung yang menandakan gangguan pernafasan.

Memberikan Pangan

Untuk menggemukkan usaha peternakan sapi memang sudah cukup dengan makanan rumput. Namun jika tujuan Anda menghasilkan daging berkualitas terbaik, maka perlu memperhatikan pemberian pangan. Kebanyakan pemilik ternak memilih tahu, kulit nanas, kacang kedelai, dan makanan sejenisnya yang mengandung konsentrat tinggi. Jenis makanan tersebut dapat membantu pertumbuhan daging dan menggemukkan sapi dalam waktu singkat.

Merawat dan Melakukan Pemeliharaan

Dalam proses peternakan pada umumnya, prioritas penting yang harus dilakukan para peternak adalah merawat dan memelihara hewan ternak. Tak hanya memberikan pakan bergizi saja, pemberian vitamin dan vaksin dibutuhkan agar sapi tumbuh sehat. Tak ada salahnya juga Anda menjadikan kotoran sapi sebagai pupuk kompos. Pupuk dapat dijual dan menghasilkan keuntungan.

Pemula, Inilah Tips Sukses Memulai Bisnis Ternak Sapi

Di awal memulai bisnis peternakan sapi tentu cukup membingungkan pemula. Apalagi kalau pengalaman masih kurang dan sumber informasi tak jelas. Jangan khawatir karena kami punya beberapa tips sukses memulai bisnis ternak sapi untuk diikuti:

  •       Hitung dan tentukan modal awal. Modal merupakan hal penting bagi bisnis, sehingga harus cermat menghitungnya. Kumpulkan informasi terkait modal peternakan sapi dari ahlinya, Anda juga bisa menambah pengetahuan dan keahlian di bidang ternak sapi.
  •       Jelaskan keunggulan kualitas sapi ternak dibandingkan kompetitor. Meski harganya lebih murah atau mahal, soal kualitas tentu bisa diandalkan.
  •       Para pebisnis ternak sapi sebaiknya punya lahan pakan sendiri, terutama bagi yang berencana menjalankan usaha berskala besar.
  •       Memvariasikan usaha bisnis sapi, misalnya usaha bisnis potong. Jadi bukan sekedar menjadi peternak saja, ya. Bisnis potong sapi biasanya cukup laris menjelang hari-hari besar seperti tahun baru, natal, lebaran, dan sebagainya.
  •       Temukan konsumen tetap bisnis tersebut. Anda dapat menjadi supplier daging sapi hotel, rumah makan, atau catering.

Diatas sudah kami jelaskan cara memulai bisnis peternakan sapi yang punya prospek menjanjikan. Silahkan dicoba, semoga berhasil.

Related Posts