Home Bisnis dan Usaha Bisakah Bisnis Model Canvas diterapkan untuk Usaha di Bidang Pertanian?

Bisakah Bisnis Model Canvas diterapkan untuk Usaha di Bidang Pertanian?

by Lara Nifa

Terkait fungsi model canvas pertanian yaitu salah satu alat agar membantu Anda mengetahui lebih akuratnya bagaimana bentuk bisnis sedang Anda jalani atau yang baru akan Anda jalani.

Menggunakan tool tersebut, Anda seakan bisa melihat usaha dari gambaran besar tapi tetap lengkap serta mendetail soal apa saja bentuk elam kunci yang berkaitan oleh bisnis tersebut. Dengan begitu Anda dapat melihat gambaran yang begitu membantu untuk menjawab pertanyaan mengenai bisnis Anda.

Dengan melakukan evaluasi satu per satu semua elemen kunci, Anda akan menjadi lebih mudah dalam menganalisis apa sekiranya yang kurang efektif, dan pada akhirnya Anda dapat mengambil sebuah langkah agar dapat mencapai tujuan usaha Anda. Ada sekitar sembilan elemen dari bisnis model canvas, antara lain:

  •         Cost Structure yaitu berapa total biaya yang perlu dikeluarkan dari model bisnis milik Anda? Yang mana biaya tetap dan yang mana biaya variabel?
  •         Channel yaitu Bagaimana Anda menyampaikan produk milik Anda ke segmen pasar yang sudah Anda tentukan sendiri?
  •         Value proposition yaitu bentuk penawaran  produk yang Anda jual ke para
  •         Revenue stream yaitu darimana sumber pendapatan Anda? Lalu, Apa saja yang para pelanggan Anda bayar? Dan mana yang gratis?
  •         Key activities yaitu apa aktivitas terpenting  yang perlu Anda lakukan supaya bisnis tersebut dapat berjalan?
  •         Key resource yaitu apa sumber daya yang dibutuhkan agar dapat menghasilkan produk milik Anda?
  •         Key partners yakni siapa yang menjadi partner Anda? Lalu, sumber daya seperti apa yang mereka sediakan? Bagaimana sistem kerjasamanya?
  •         Customer relationship yakni bagaimana Anda dapat membangun serta menjaga hubungan terhadap pelanggan?
  •         Customer segment merupakan kelompok target pelanggan yang akan Anda bidik agar menjadi pelanggan setia.

Simak beberapa penjelasan dari modal elemen dalam bisnis model canvas pertanian berikut ini, yaitu:

1.       Value Propositions

Value proposition merupakan hal yang Anda tawarkan ke para calon konsumen. Misalnya Anda berjualan bahan makanan organik ke para komunitas vegetarian, berjualan aplikasi khusus android, jualan desain batik untuk  anak remaja, atau menawarkan layanan untuk jasa pelatihan ke mahasiswa, dan lain sebagainya.

Penyebutan value proposition ini dianggap cocok karena supaya Anda tidak terjebak oleh istilah produk yang umumnya selalu identik terhadap barang, sedangkan value proposition tidak semuanya tentang barang, dimana istilah ini memiliki sifat lebih luas, misalnya jasa konsultasi, jasa arsitek, jasa fotografi dan masih banyak lagi.

2.       Channels

Channel merupakan cara yang dipakai untuk memberi value proposition Anda ke konsumen. Upaya tersebut dapat bermacam-macam bentuknya sesuai segmen konsumen yang Anda targetkan. Channel ini merupakan salah satu poin yang perlu diperhatikan, sebab jika kurang tepat, Anda tidak dapat mencapai target segmen yang diincar. Channel dapat juga tentang bagaimana cara Anda menyampaikan sebuah ke konsumen. Channel ini dapat berupa penjualan secara langsung, melalui pihak marketing, melalui distributor, melalui situs website, melalui thread kaskus, atau melalui berbagai grup atau forum jual beli berbasis online.

3.       Customer Relationships

Termasuk salah satu dari misi marketing yakni terus menambah jumlah konsumen yang dapat dilayani. Kondisi tersebut tentunya sebagai tanda bahwa penjualan semakin banyak. Cara untuk memperoleh, menambah jumlah pelanggan serta untuk mempertahankan para konsumen supaya terus menjadi pelanggan setia Anda yakni dengan membangun hubungan yang baik antar sesama. Inilah yang dimaksud dai customer relationship, dimana menjadi wadah untuk tetap berhubungan terhadap semua pelanggan Anda.

4.       Revenue Streams

Secara harfiah, khususnya di sektor perdagangan tentu akan mendapatkan uang dari hasil penjualan yang sering disebut sebagai profit atau laba. Laba ini merupakan salah satu dari bentuk revenue stream yang paling sederhana. Laba diperoleh dari selisih seluruh pendapatan hasil penjualan dikurangi seluruh biaya.

Misalnya, bila Anda berjualan makanan untuk buka puasa seperti es cendol, berarti keuntungan secara sederhana yakni seluruh uang dari hasil penjualan dikurangi dari berbagai biaya, seperti biaya listrik, upah kerja, biaya bahan, sewa tempat dan lain sebagainya.

Walaupun demikian, tidak seluruh jenis usaha menghasilkan uang yang berasal dari selisih penjualan dikurang biaya.Contohnya layanan jasa. Jenis usaha yang menawarkan jasa tertentu, pastinya tidak memperoleh uang dari laba saja namun pembayaran akan jasa yang diberikan.

  • Key Resources

Key resource merupakan persyaratan yang harus Anda penuhi untuk melakukan kegiatan utama dari bisnis Anda, apabila Anda kehilangan key resource tersebut, pastinya bisnis Anda tidak akan berjalan. Maka dari itu, key resource ini menjadi bagian yang wajib dimiliki agar suatu bisnis dapat berjalan, misalnya tempat usaha, pegawai serta kosi, peramu minuman serta peralatan dapurnya.

Related Posts