Home Perencanaan Biaya Asuransi Itu Apa Sih? Temukan Penjelasannya di Sini

Biaya Asuransi Itu Apa Sih? Temukan Penjelasannya di Sini

by Lara Nifa
Biaya Asuransi Itu Apa Sih? Temukan Penjelasannya di Sini

Ada banyak jenis dari biaya asuransi. Ketika Anda telah membeli asuransi, umumnya pemegang polis perlu mengetahui berapa biaya asuransinya. Tujuannya adalah supaya  pemegang polis dapat memahami ketika mengontrak polis jika biaya tambahan dikeluarkan selain premi yang ditetapkan. 

Asuransi merupakan kata dari Perancis kuno, yaitu insurance, yang jika pada bahasa Inggris berarti “menjamin”. Namun, kata meyakinkan itu sendiri berarti meyakinkan atau menjamin. Oleh karena itu, tugas dan fungsi perusahaan asuransi yaitu untuk menjamin klien asuransi atau memberikan jaminan jika ada risiko yang ditentukan dalam kontrak.

Setelah memahami pengertian dari asuransi ini, penting untuk mengulas dengan lebih lengkap biaya asuransi. Anda akan sering mendapati penerapan istilah ini dan khususnya lagi ini yaitu yang Anda wajib bayar ketika memilih untuk membeli sebuah produk asuransi. Secara detail, biaya asuransi mempunyai banyak jenis di produk asuransi unit link. Untuk itu, mari simak ulasannya berikut ini. 

Definisi dan jenis dalam biaya asuransi 

Padahal, premi asuransi adalah biaya asuransi yang paling umum. Premi asuransi yaitu biaya yang harus dibayar oleh pemilik polis dengan nilai jumlah dan jangka waktu tertentu yang  ditetapkan dalam kontrak asuransi. 

Selain premi asuransi, berlaku biaya asuransi berikut. Sebagian besar biaya ini diperhitungkan oleh asuransi unit bond, yang berhubungan dengan biaya manajemen investasi.

  • Biaya pengelolaan risiko/biaya akuisisi/biaya awal 

Biaya awal umumnya dipakai untuk operasi bisnis serta pembayaran komisi agen. Namun, besarnya biaya ini bervariasi tergantung pada produk Unit-Link. Biasanya, biaya ini dibebankan selama 35 tahun berdasarkan komisi broker. Biaya ini dibebankan sebagai persentase dari premi dasar Unit Link. Nah, masing-masing regular reward ini adalah gabungan dari regular base rewards dan regular main rewards. 

Biaya akuisisi merupakan persentase yang cukup tinggi, tetapi jumlahnya menurun setiap tahun. Perhatikan komposisi premi dasar reguler dan premi isi ulang reguler. 

Untuk memaksimalkan investasi di asuransi unit link, komposisi yang tepat adalah premi maksimum reguler, yang lebih tinggi dari premi reguler dasar. Jadi biaya pembelian yang dikenakan tidak terlalu memakan saldo investasi.

  • Biaya polis 

Biaya  ini digunakan untuk kegiatan pencetakan polis, penjilidan, pembungkusan, dan pengiriman. Terdapat pula materai pada polis. Ingatlah bahwa materai dipakai untuk keabsahan hukum. Jumlah biaya polis biasanya 25.000 hingga 100.000 rupiah. Tidak perlu khawatir, biaya polis cuma dikenakan satu kali di awal penerbitan polis.

  • Biaya administrasi 

Seperti halnya perjanjian, terdapat biaya administrasi untuk asuransi. Tarif asuransi  ini dipakai untuk layanan operasional ke pemilik polis. Administrasi melibatkan pemberitahuan penerimaan premi atau tagihan jatuh tempo atau kontribusi melalui ponsel, layanan informasi saldo investasi, dan layanan lainnya. Biayanya tersebut sekitar antara Rp 10.000 hingga Rp 50.000 per bulan.

  • Biaya asuransi 

Ini juga dikenal sebagai premi. Perusahaan asuransi sudah memperkirakan dana yang nantikan dipakai untuk membayar manfaat asuransi bila tertanggung menghadapi risiko. Saat mengajukan produk asuransi syariah, biaya asuransinya disebut Dana Tabarru atau Reksa Dana dengan kesepakatan hibah dari para pemegang asuransi. 

Besarnya biaya tersebut tergantung juga dengan usia tertanggung. Semakin tua  tertanggung, maka semakin tinggi biaya asuransi, karena asuransi membayar lebih banyak lagi.

  • Biaya pengelolaan investasi 

Khususnya asuransi unit-link yang produknya bukan cuma proteksi namun juga investasi, tersedia untuk manajemen aset. Ketikan mengelola investasi pemilik polis, perusahaan asuransi bekerjasama dengan bank kustodian yang menjadi penjaga dana investasi. 

Nah, kerjasama ini pastinya memerlukan biaya administrasi atau yang biasa dikenal dengan biaya administrasi. Jumlahnya sekitar 1% sampai 5% per tahun dari dana kelolaan.

  • Biaya penarikan dana 

Biaya ini dikenakan bila adanya penarikan tunai. Ini benar-benar kecil. Hanya 1% sampai 5% dari dana yang ditarik, dan perusahaan asuransi percaya jika biaya penarikan tersebut dibebankan agar pemilik polis tidak sembarangan mengambil uang premi yang disetor. 

Sejumlah perusahaan asuransi jiwa membebankan biaya ini untuk umur polis. Namun ada pun perusahaan lain yang hanya dikenakan biaya untuk di tahun-tahun pertama saja. Biaya tersebut dipakai untuk menutupi biaya penarikan dana  investasi pada akhirnya. Biaya ini diatur sedemikian rupa sehingga dana yang dikelola dapat tumbuh dalam kurun waktu investasi yang panjang.

  • Biaya pengalihan dana 

Sama dengan namanya, biaya transfer hanya dikenakan bila pemilik polis asuransi unit link memilih untuk mentransfer penempatan reksa dana. Dengan demikian, biaya transfer dana hanya ditanggung oleh asuransi Unit Link. 

Pemegang polis dapat mengalihkan seluruh atau sebagian harta tetapnya ke tempat lain selama perjalanannya. Nah, saat ini akan dikenakan biaya transfer atau perubahan dan biayanya akan bervariasi mulai dari Rp. 10.000 sampai Rp. 50.000 per transaksi transfer.

Nah, itu tadi beberapa biaya asuransi yang harus Anda ketahui sebelum menentukan menggunakan produk asuransi.

Related Posts