Home Investasi Berikut Cara Investasi Saham Online Bagi Pemula

Berikut Cara Investasi Saham Online Bagi Pemula

by Lara Nifa

Mudah, kekinian dan menguntungkan menjadi sebuah alasan investasi sekarang sangat digemari oleh generasi milenial. Ditambah juga dengan berbagai aplikasi online yang memudahkan akses untuk melakukan investasi di internet, sehingga membuat masyarakat yang berminat untuk investasi semakin banyak. Dari banyaknya investasi yang ada sekarang, dapat dibilang saham paling banyak peminatnya. 

 

Investasi saham menjadi populer belakangan ini dan tidak lagi menjadi sebuah tabungan jangka panjang, masyarakat saat ini memanfaatkannya menjadi trading saham atau bisnis. Karena popularitas saham menjadi instrumen investasi pastinya sangat dipengaruhi oleh banyak hal seperti potensi keuntungannya hingga berkali-kali lipat. Tetapi, memperoleh keuntungan besar untuk bermain saham itu tidaklah mudah. 

 

Lalu, bagaimana cara berinvestasi saham untuk pemula? Yuk, simak ulasannya berikut ini. 

Langkah-Langkah Berinvestasi Saham 

Untuk Anda yang ingin memulai investasi saham, terdapat 2 jenis saham yang dapat Anda coba yakni investasi di saham perusahaan sekuritas dan saham online. Berikut cara berinvestasinya. 

  • Buat tujuan investasi 

Memulai investasi saham wajib mengetahui tujuan Anda berinvestasi. Tidak sembarangan menginvestasikan uang. Anda harus membuat tujuan berinvestasi, misalnya untuk biaya menikah, dana pensiun, mengumpulkan DP rumah atau yang lainnya. 

 

Investasi saham ada baiknya dilakukan untuk jangka waktu yang lama supaya mendapatkan banyak hasil. Usahakan jangka waktunya lebih dari 5 tahun. Selain itu, bisa jadi saham yang Anda beli saat ini naik setinggi mungkin dengan jangka waktu yang ditentukan, sehingga keuntungan yang bisa Anda dapatkan lebih besar dan dapat mencapai tujuan investasi Anda. 

  • Periksa keadaan finansial 

Selanjutnya, cara memulai investasi saham bagi pemula yaitu memeriksa keuangan Anda. Ketahui pendapatan dan pengeluaran setiap bulannya. Apakah kedua hal tersebut seimbang, atau besar pengeluaran daripada pendapatan, atau bisa juga sebaliknya sehingga menjadikan keuangan surplus. 

 

Jika lebih besar pengeluaran dibandingkan penghasilan, berarti Anda tidak memiliki dana “nganggur” untuk berinvestasi. Namun, untuk investasi saham memerlukan dana tersebut. Selain itu, investasi juga membutuhkan komitmen Anda untuk disiplin menabung dana untuk berinvestasi setiap bulan. Besaran idealnya nominal investasi yaitu 10% dari pendapatan bulanan. 

Jika Anda tetap ingin berinvestasi saham, yang berarti Anda harus mencari pendapatan tambahan. Misalnya, berjualan online, menjadi influencer, ataupun kerja part time. Tetapi, bila keuangan Anda sedang surplus, pendapatan lebih banyak dibandingkan pengeluaran, berarti Anda bisa untuk berinvestasi. Terdapat alokasi dana yang khusus digunakan untuk berinvestasi. 

 

Pastikan investasi tersebut sesuai dengan kemampuan keadaan keuangan Anda. Tidak harus dipaksakan harus berinvestasi dengan jumlah yang sangat besar karena dipengaruhi oleh orang lain. Berinvestasi saham dengan dana yang sekiranya Anda rela jika kehilangan. Karena, investasi saham adalah investasi dengan resiko yang tinggi. 

  • Cari informasi tentang saham 

Anda harus memiliki bekal pengetahuan maupun wawasan berinvestasi saham ketika pertama kali memulainya. Tanpa informasi dan ilmu yang memadai, Anda hanya ikut-ikutan saat melakukan trading saham. Nantinya Anda kebingungan dan tidak paham harus melangkah kemana. Akhirnya semuanya hanya mengandalkan feeling, tetapi feeling kemungkinan bisa salah. 

 

Sumber informasi yang paling terpercaya yaitu dari website resmi BEI (Bursa Efek Indonesia). Mulai dari perusahaan atau emiten tercatat dan laporan finansial, pergerakan IHSG dan informasi lainnya. Selain itu, Anda dapat mengikuti kelas belajar saham yang sering diselenggarakan oleh BEI, investor saham, komunitas trader, atau perusahaan sekuritas. 

 

Informasi investasi saham ini dapat Anda peroleh juga melalui sosial media, membaca buku, pelatihan, ikut seminar dan sebagainya. 

  • Tentukan platform sekuritas diandalkan 

Sekarang sudah banyak aplikasi investasi saham secara online yang dapat Anda temukan dari perusahaan sekuritas. Lalu, jangan lupa untuk pastikan Anda memilih perusahaan yang terdaftar menjadi anggota BEI dan mempunyai izin dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan). 

 

Berikutnya, Anda harus menelusuri rekam jejaknya supaya Anda nyaman dan aman saat berinvestasi saham. Dengan demikian, Anda tidak akan tertipu investasi dari perusahaan bodong. 

  • Pilih saham unggulan 

Cara investasi saham online yang terakhir yaitu memulai untuk membeli saham unggulan dan masuk dalam konstituen Indeks LQ45 yang merupakan indeks saham yang isinya adalah daftar 45 saham unggulan. Semua saham tersebut mempunyai likuiditas yang tinggi, pasar yang besar hingga didukung dengan perusahaan yang bagus atau keadaan finansial stabil. 

 

Walaupun diisi dengan daftar saham terpilih, Anda dapat mengoleksinya. Lalu, harga saham tersebut bervariasi, ada yang sangat mudah Rp 300 rupiah per lembarnya sampai ada pula yang sangat mahal Rp 70 ribu lembar. 

Kunci kesuksesan atau keberhasilan investasi saham yaitu mau terus belajar. Dengan hal tersebut, Anda bisa memperoleh edukasi tentang bagaimana cara mendapatkan saham yang bagus dan murah, cara membuat plan trading saham dan informasi lainnya yang berguna. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda. 

Related Posts