Home Administrasi Begini Cara Buat Visa dan Fungsinya yang Harus Diketahui!

Begini Cara Buat Visa dan Fungsinya yang Harus Diketahui!

by Greg Pascal
visa

Untuk melakukan perjalanan ke luar negeri, setiap individu membutuhkan paspor yang diperlukan sebagai bukti izin dan identitas diri untuk memasuki suatu negara. Paspor wajib dimiliki kalau ingin pergi ke negara lain. 

Namun, tidak hanya paspor, beberapa negara menambahkan syarat untuk masuk ke suatu negara yaitu adalah kepemilikan visa. Walaupun demikian, tetap ada banyak negara yang hanya memerlukan paspor dan menerapkan bebas visa.

Visa adalah suatu dokumen yang menjadi alat bukti yang mengizinkan seseorang untuk memasuki sebuah negara. Perbedaannya adalah paspor dikeluarkan oleh negara asal pemohon dan visa dikeluarkan oleh negara tujuan yang akan didatangi.

Proses pembuatan visa dilakukan sebelum pergi ke negara tujuan. Bentuk visa pun beragam tergantung dari negara yang mengeluarkan visa tersebut. Ada yang berbentuk stempel, ada yang berupa stiker dan ditempel di paspor, dan ada yang berupa soft file.

Untuk visa yang berupa soft file disebut juga dengan eVisa. Hasil akhirnya nanti akan dikirimkan dalam bentuk file via email.

Tidak semua negara membutuhkan visa untuk pemilik paspor Indonesia, contohnya negara ASEAN yang memberikan bebas visa 30 hari, Hongkong, India, Bolivia, Ekuador, Chile, dan lainnya. 

Tak dokumen perjalanan ini sebenarnya. Negara-negara yang berlabel “bebas visa” memungkinkan Anda untuk masuk hanya dengan paspor beserta identitas diri lainnya.

Jenis dan Fungsi Visa

Berikut ini adalah jenis dan fungsi visa berdasarkan kebutuhan dan waktu mendapatkannya.

1. Bebas Visa

Negara bebas visa artinya tidak mensyaratkan kepemilikan visa ketika ingin berkunjung ke negara tersebut. Anda hanya memerlukan paspor dan identitas diri lainnya. 

visa

Baca Artikel Selanjutnya :

Walaupun bebas visa, bukan berarti tidak ada limit waktu berada di negara tersebut. Ada limit waktu tinggal maksimal yang diperbolehkan oleh masing-masing negara, misalnya 30 hari atau 90 hari.

2. eVisa

eVisa atau visa elektronik ini dibuat secara online dengan hasil akhir berupa soft file dan dikirim via email kepada pemohon. Pemohon cukup memasukkan data diri kemudian langsung melakukan pembayaran melalui kartu kredit.

Ketika nanti sampai di Imigrasi negara tujuan nantinya, pemilik eVisa harus tetap menunjukan dokumen yang diminta kepada petugas Imigrasi (sudah diberi tahu di website pendaftaran).

3. Visa On Arrival

Visa On Arrival berfungsi supaya setelah sampai di negara tujuan baru mengurus izin masuk. Jadi tidak perlu pergi ke Kedubes negara tujuan di negara asal. 

Masa berlaku dan waktu perpanjangannya berbeda-beda di setiap negara. Untuk visa on arrival, cap/stiker akan diberikan di pintu imigrasi negara tujuan. Saat itu juga lah pemilik dokumen harus membayar biaya pembuatan visa.

4. Visa Pre Arrival

Kebalikan dari Visa On Arrival, negara yang menganut visa on arrival memiliki peraturan bahwa memasuki negara tujuan, visa harus sudah dimiliki sebelum. Pemohon bisa mendatangi Kedubes negara tujuan untuk membuat dokumen ini. Bisa juga dibantu oleh travel agent atau badan yang ditunjuk oleh negara bersangkutan.

Cara Membuat Visa

Setelah mengetahui kategori-kategori visa tersebut, inilah cara membuat visa itu sendiri:

1. Melakukan Pendaftaran 

Pada website Kedubes negara tujuan, Anda akan mengisi data diri dan reservasi jadwal verifikasi. Nantinya akan ada email mengenai verifikasi/wawancara.

Biasanya untuk beberapa negara, seperti Amerika Serikat, akan diminta untuk melakukan pembayaran via online/counter bank terlebih dahulu sebelum memilih jadwal verifikasi/wawancara. Setelah membayar, Anda bisa memilih waktu wawancara /verifikasi dokumen. 

2. Menyiapkan Dokumen

Selagi menunggu hari verifikasi/wawancara, siapkan dokumen sebagai berikut:

  1. Paspor 
  2. KTP 
  3. Formulir Permohonan
  4. Foto
  5. Bukti Pembayaran Visa
  6. Surat Keterangan Sponsor (jika ada)
  7. Surat Keterangan Kerja/Belajar
  8. Dokumen Keuangan (Slip Gaji/Rekening Koran/Tabungan) 
  9. Jadwal Perjalanan dan Tiket Pesawat
  10. Surat Keterangan Kesehatan

3. Menyerahkan Dokumen dan Wawancara

Kalau semua dokumen sudah lengkap, bawa dokumen ke tempat yang diminta. Ada yang berlokasi di kantor kedubes negara (regional/nasional), namun banyak juga yang bukan di kantor kedubes. 

Apabila sudah lengkap, akan diminta melakukan pembayaran. Pembayaran membuat visa hanya dilakukan satu kali, kalau sudah diminta membayar di awal (saat registrasi data) maka tidak perlu membayar lagi di tahap penyerahan ini. 

4. Proses Pengambilan

Prosesnya ini tidak bisa dilakukan dalam sehari, paling cepat 4 hari dan bisa sedikit lebih lama. Nantinya akan ada update melalui email atau sms tentang perkembangan proses pengajuan aplikasi.

Kalau sudah mendapat notifikasi disetujui, maka tinggal datangi kantor yang ditunjuk untuk mengambil visa. Visa ini akan dikeluarkan berbentuk hard copy.

Itulah tahapan cara membuat visa dan fungsi visa itu sendiri. Semoga membantu Anda yang ingin melakukan perjalanan ke luar negeri yang memerlukan visa.

Related Posts