Home Regulations Bagaimana LRT Jabodetabek Memperkuat Peluang Usaha bagi UMKM

Bagaimana LRT Jabodetabek Memperkuat Peluang Usaha bagi UMKM

by Lara Nifa

Kabar gembira datang dari PT. LRT, dimana mereka menerima pendaftaran UMKM dan mitra ritel guna mengisi bagian-bagian kosong yang terdapat pada enam stasiun KRLT kelolaannya. Santy Pradayini selaku pihak dari PT LRT mengatakan bila UMKM dan mitra retail yang sudah terdaftar, nantinya akan melewati proses seleksi terlebih dahulu.

Syarat dan kriteria yang harus dipenuhi

Baik mitra retail maupun UMKM, hingga saat ini sudah ada sekitar 50 partner yang bekerja sama dengan LRT. Untuk tahap seleksi, pihak LRT tidak memberikan batasan. Jadi siapapun bisa mendaftar, hanya saja ada syarat yang wajib dipenuhi, seperti :

  • Ramah lingkungan.
  • Dapat mengurangi penggunaan sampah plastik.
  • Haruslah memberikan kenyamanan dan kemudahan saat proses jual beli.
  • Sanggup untuk tidak melakukan tindakan memasak, karena bisa menimbulkan asap.
  • Dapat mengelola air kotor, sampah organik dan non-organik dengan baik.
  • Wajib menaati peraturan mengenai tidak merokok.
  • Telah berpengalaman dalam mengelola stand usaha pada pusat perbelanjaan. 
  • Bersedia untuk mengikuti semua aturan yang berlaku.

Semua persyaratan dan ketentuan tersebut tentunya dibuat bukan tanpa tujuan yang berarti. Karena memang Anda harus mau melaksanakan semua itu apabila nantinya usaha UMKM yang dimiliki berhasil lolos seleksi.

Pemanfaatan stasiun menjadi kunci 

Rudy Hartono selaku pihak dari PT LTR mengatakan jika pemanfaatan stasiun serta kerjasama yang dilakukan dengan pelaku usaha UMKM di sekitaran kawasan adalah kunci untuk meningkatkan jumlah pelanggan.

Selain itu Rudy juga mengungkapkan, walau jarak lintasnya terbilang minim. LRT memperoleh berkah dari kegiatan yang ada disekitar kawasan stasiun. Sebab daerah tersebut banyak sekali orang beraktivitas. Inilah yang dimanfaatkan secara baik oleh pihak PT. LRT.

Selanjutnya, Rudy juga menjelaskan jika langkah awalnya adalah dengan membuat konsep atau rencana stasiun sebagai sarana pendukung bagi kegiatan bisnis pada kawasan tersebut. Selain itu, pengoptimalisasian pada setiap spot dan ruang usaha bisa memperoleh pendapatan dari non-ticket. 

Dari 6 stasiun, masing-masing akan dibuat tidak hanya untuk convenient bagi penumpang. Namun, akan dikembangkan menjadi area F&B atau Food and Beverage. Karena pihak LRT merasa harus bisa memberdayakan jarak antara satu stasiun dengan stasiun lainnya dan harus mempunyai keunikan sendiri. 

Rudy merasa sangat optimis dengan strategi tersebut, beliau bahkan mengatakan bila rencana ini akan mampu membuat jumlah pelanggan LRT meningkat. Karena kawasan yang berada di sekitar LRT memang kental dengan suasana pemenuhan gaya hidup dan kebutuhan.

Namun, walau demikian pihak PT. LRT masih belum mau mengungkapkan target mereka tentang pendapatan non-ticket melalui pemanfaatan stasiun. Seperti yang sebelum sudah dijelaskan, bila sampai dengan saat ini jumlah UMKM dan mitra retail yang bekerja sama telah mencapai angka lima puluh.

Dari begitu banyak pelaku usaha yang bekerja sama, separuhnya berasal dari perbankan yang mana mereka nantinya akan mengisi bagian pelayanan untuk pelanggan perihal masalah finansial. Sebagian lagi diisi dengan bisnis UMKM. 

lrt q

Manfaat dari LRT

Tentunya keberadaan LTR memiliki manfaat tersendiri bagi banyak orang, tidak hanya bagi pelaku usaha UMKM dan lainnya saja. Berikut dibawah ini adalah beberapa manfaat spesifik dari LTR di Jakarta :

Mampu mengurangi terjadinya polusi udara

Sebagaimana yang kita ketahui bersama, jika tingkat polusi di Kota Jakarta sangat tinggi. Sehingga dengan adanya transportasi seperti LTR atau KRL, diharapkan bisa mengurangi masalah polusi tersebut. Sebab, pemerintah berharap para pengendara kendaraan pribadi mau beralih ke transportasi umum, sehingga polusi juga semakin rendah.

Waktu perjalanan menjadi lebih singkat

Manfaat selanjutnya bagi orang banyak adalah tidak lagi perlu berlama-lama di dalam kendaraan atau naik motor. Menggunakan LTR tentunya akan membuat Anda terbebas dari kemacetan ibukota, karena memang kereta mempunyai jalannya sendiri dan tidak ada yang bisa mengganggu gugat.

Menarik minat bagi investor asing

Adanya transportasi umum di tanah air saat ini sudah termasuk memadai dan merupakan salah satu indikasi, jika negara ini pertumbuhan ekonominya terbilang pesat. Sehingga pemerintah juga dianggap sukses dalam hal memfasilitasi kegiatan seluruh masyarakatnya.

Tentunya ini merupakan hal positif dan mampu menarik minat para investor asing. Jika sudah begitu yang akan terjadi adalah mereka akan menanamkan modalnya di Indonesia. Jadi, bukanlah hal yang mustahil, jika Indonesia memperoleh bantuan dana besar yang asalnya dari para investor asing.

Tarifnya lebih terjangkau

Anda harus tahu bila tarif untuk LRT sangatlah murah, yaitu sebesar tiga ribu rupiah saja untuk satu kali naik. Namun, tarif tersebut sebenarnya tergantung jarak perjalanan Anda. Jadi bila tujuannya semakin jauh, maka tarifnya akan semakin besar.

Tetapi dari segi penghematan ekonomi, transportasi ini adalah pilihan yang tepat untuk Anda yang mempunyai penghasilan pas-pasan dan untuk orang lain juga bisa berhemat dibandingkan bila Anda harus naik angkot/ kendaraan pribadi yang mengharuskan Anda berdesak-desakkan dalam bus.

Related Posts