Home Pinjaman Aturan Resmi yang Mengatur Usaha Simpan Pinjam Koperasi

Aturan Resmi yang Mengatur Usaha Simpan Pinjam Koperasi

by Lara Nifa

Siapa yang tidak pernah mendengar kata koperasi di mana secara umum ini merupakan salah satu badan usaha yang dikelola dan dimiliki oleh anggotanya. Koperasi sendiri juga dipahami sebagai suatu usaha berbadan hukum yang memang didirikan dengan asas kekeluargaan.

Di negara kita Indonesia, ada jenis koperasi yang sering ditemukan yaitu KSP di mana ini adalah lembaga keuangan non bank yang berkegiatan untuk menerima simpanan serta memberikan pinjaman dana ke anggotanya.

Pengertian dari Koperasi Simpan Pinjam

Secara umum koperasi bisa diartikan sebagai BU yang dimiliki dan dikelola oleh para anggotanya. Namun menurut beberapa ahli, ada definisi lain dari koperasi. Salah satunya datang dari bapak koperasi, Mohammad Hatta. Dimana menurut beliau, koperasi merupakan usaha bersama untuk meningkatkan atau menaikkan taraf hidup atau perekonomian dengan asas saling tolong menolong.

Arifinal Chaniago, pada bagiannya, mendefinisikan koperasi sebagai perkumpulan yang sengaja bekerja sama untuk menjalankan usaha dengan didasari kekeluargaan dalam rangka meningkatkan dan menaikkan kesejahteraan anggotanya. Dalam menjalankan koperasi, anggotanya bebas keluar masuk badan usaha. 

Munkner mendefinisikan koperasi sebagai organisasi saling membantu yang melakukan ‘usaha’ dalam kelompok. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian, bertentangan dengan prinsip Gotong-Royong yang bertujuan untuk membangun kebutuhan sosial.

Jika sebelumnya adalah berdasarkan dari definisi para ahli kali ini menurut dengan UU No. 25/ 1992 mengenai Perkoperasian dimana pada pasal 1 telah dijelaskan jika koperasi merupakan badan usaha dan beranggotakan seseorang atau orang-orang dan memiliki badan hukum dengan melandaskan aktivitasnya berdasarkan prinsip koperasi, selain itu juga sebagai salah satu gerakan perekonomian rakyat yang mengatasnamakan asas kekeluargaan.

Tujuan dari pendirian koperasi

Jika kita menilik kembali pengertian koperasi berdasarkan para ahli dan secara umum tujuan utama dari pembentukan koperasi ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan perekonomian dari anggotanya. Namun, tentunya pendirian ini juga mempunyai tujuan lain seperti :

  • Yang pertama adalah memperbaiki perekonomian anggotanya dan juga masyarakat yang ada di sekitar lingkungan koperasi tersebut.
  • Kemudian yang kedua adalah untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan kehidupan masyarakat secara adil dan juga makmur.
  • Yang terakhir untuk meningkatkan tatanan atau susunan perekonomian yang ada di Indonesia.

Prinsip dari KSP

Sesuai dengan ketentuan yang tertulis pada undang-undang tentang koperasi prinsip dasar dari KSP adalah mempunyai anggota yang bersifat sukarela, terbuka diatur secara mandiri dan demokratis. Di mana kekuasaan tertinggi terdapat pada RA atau Rapat Anggota kemudian keuntungan koperasi berupa SHU yang dibagi dengan adil sebagaimana disepakati ketika rapat anggota.

KSP sendiri menjalankan usaha ini berdasarkan modal yang diperoleh dari :

  • Tabungan Pokok yang harus dibayarkan oleh anggota, saat pertama kali bergabung. Ini cukup sekali saja.
  • Tabungan Wajib dimana tiap-tiap anggota harus membayarkannya setiap bulan.
  • Tabungan Sukarela yang sama seperti simpanan bank dengan jumlah serta waktu simpanannya tidak ditentukan, jadi dapat diambil sewaktu-waktu.
  • Dana darurat yang berasal dari sisa hasil bisnis/ usaha yang sengaja tidak dibagi kepada anggota, tetapi digunakan guna menambah modal usaha bagi koperasi.
  • Dana pinjaman yang memang dilakukan oleh pihak pengurus koperasi kepada pihak lain misalnya lembaga keuangan non bank atau bank.
  • Donasi atau hibah yang diberikan/ diserahkan oleh orang lain ke koperasi.

Syarat serta cara untuk mengajukan pinjaman di KSP

Sebagaimana lembaga keuangan lainnya, ketika Anda ingin meminjam dana di KSP tentu saja akan ada persyaratan serta ketentuan yang wajib dipenuhi. Berikut adalah rinciannya ketika kan melakukan pengajuan, yaitu :

Mendaftar terlebih dulu sebagai anggota KSP dengan memenuhi beberapa hal di bawah ini :

  • Harus WNI
  • Keanggotaan KSP  bersifat perorangan.
  • Bersedia membayar untuk simpanan pokok serta simpanan wajib sebagaimana yang telah ditentukan.
  • Menyetujui adanya Anggaran Dasar, Rumah Tangga, serta ketentuan lain yang berlaku pada koperasi tersebut.

Persyaratan untuk mengajukan pinjaman :

  • Merupakan calon anggota atau telah terdaftar sebagai anggota.
  • Mengisi form pinjaman yang diberikan oleh petugas koperasi.
  • Menyerahkan FC KTP milik suami/ istri, jika telah menikah.
  • Menyerahkan FC kartu keluarga, slip gaji, rekening listrik serta dokumen agunan.

Jika semua persyaratan diatas sudah terpenuhi, selanjutnya adalah :

  • Nantinya anda akan diminta untuk melengkapi beberapa berkas pengajuan pinjaman dan membuat proposal tentang tujuan penggunaan dana pinjaman tersebut contoh anda ingin menggunakan dana tersebut untuk dijadikan modal usaha atau mengembangkan usaha yang sudah ada.
  • Dari proposal tersebutlah nantinya pengurus koperasi mempertimbangkan tentang pengajuan pinjaman apakah sudah sesuai dengan prosedur yang ditentukan atau belum.
  • Apabila nantinya pengajuan pinjaman Anda disetujui maka pencairan dana serta lama pengembaliannya didasari oleh kesepakatan yang dituliskan dalam akad sesuai dengan peraturan simpan pinjam yang berlaku.

Demikianlah semua informasi tentang aturan resmi KSP yang diatur oleh pemerintah dan tentunya harus diikuti oleh para anggotanya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu terdapat pula informasi mengenai cara untuk menjadi anggota hingga ketika Anda ingin melakukan pengajuan pinjaman di KSP catatan khusus bagi Anda yang ingin melakukan pinjaman pastikan jika koperasi tersebut resmi.

Related Posts