Home Bisnis dan Usaha Apakah Perbedaan Ekspor dan Impor

Apakah Perbedaan Ekspor dan Impor

by Lara Nifa

Ketika Membeli sebuah barang, Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya kegiatan ekspor dan impor. Pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai perbedaan antara ekspor dan impor yang perlu Anda ketahui. Karena masih banyak orang yang tidak mengetahui secara rinci soal kegiatan perdagangan ekspor dan impor tersebut.

Pada dasarnya ekspor dan impor merupakan sebuah aktivitas dimana terjadinya transaksi jual beli atau perdagangan sebuah produk yang dilakukan oleh antar negara. Sederhananya ekspor adalah aktivitas yang menawarkan atau menjual sebuah produk baik barang ataupun jasa ke negara lain atau skala internasional. Sedangkan impor merupakan aktivitas pembelian produk barang yang di dapat dari negara lain untuk dimasukkan ke dalam negara sendiri.

Lantas apa yang membedakan  ekspor dan impor ini? Untuk lebih lengkapnya, silahkan simak penjelasannya sampai selesai.

Pengertian Aktivitas Ekspor

Ekspor merupakan sebuah aktivitas atau kegiatan yang mengeluarkan atau menjual produk dari dalam negara ke negara lain, namun tetap mengikuti aturan serta ketentuan yang sah. Ekspor ini dilakukan oleh sebuah negara yang dapat menghasilkan produk berupa barang yang jumlahnya sangat besar dan yang paling penting kebutuhan dalam negeri menjadi hal yang utama. Jika sudah terpenuhi tapi stok masih berlimpah, maka aktivitas ekspor harus dilakukan.

Tujuan Melakukan Ekspor

  1.       Mengendalikan Harga Jual Produk

Sebuah negara yang menjalankan aktivitas ekspor produk berupa barang tentu bisa mengoptimalkan over kapasitas di sebuah produk serta dianggap bisa mengendalikan harga jual produk yang dilakukan oleh negara terkait. Memiliki produk berupa barang atau jasa yang melimpah, tentu sebuah negara tidak mau melewatkan untuk mengambil bagian sebagai produsen di skala internasional.

  1.       Menumbuhkan Perindustrian Dalam Negeri

Aktivitas seperti ekspor barang di sebuah negara tentu akan memicu lahirnya banyak jenis industri dan kapasitasnya pun bisa semakin besar, mengingat permintaan ekspor semakin hari semakin meningkat. Apalagi produk yang dimiliki oleh negara tersebut banyak dibutuhkan oleh negara lain diluar sana.

Secara otomatis, kegiatan ekspor dapat menghasilkan bidang usaha menjadi kondusif serta akan bersaing di pasar internasional yang bersanding dengan beberapa negara lainnya.

  1.       Meningkatkan Devisa Negara

Nilai dari kekayaan suatu negara lewat mata uang asing merupakan devisa. Adanya kegiatan ekspor ini, tentu akan mempengaruhi devisa negara. Selain berdampak dengan kenaikan devisa, aktivitas ekspor pun membukakan peluang besar sektor perdagangan di luar negeri dengan memperluas pasar domestik, sektor investasi serta devisa itu sendiri.

  1.       Melahirkan Banyak Lapangan Pekerjaan

Dengan aktivitas ekspor tersebut, secara tidak langsung tentu akan membuka banyak jenis lapangan pekerjaan bagi masyarakat serta dapat menekan jumlah pengangguran di suatu negara tertentu. Beberapa komoditas besar yang ada di Indonesia, serta menjadi produk yang kerap di ekspor ke luar negeri, dimana produk-produk ini sangat melimpah di Indonesia, sehingga sampai saat ini negara Indonesia mengandalkan beberapa komoditas terbaiknya, seperti:

  •         Produk Hasil Hutan
  •         Produk tekstil
  •         Karet
  •         Kakao
  •         Kelapa Sawit

Kelima komoditas ini termasuk paling besar di Indonesia, dan banyak diminati oleh negara lain. Dengan permintaan yang cukup tinggi, tentu produksi yang dilakukan juga akan semakin besar. Itu berarti agar dapat mendukung proses produksi tersebut, membutuhkan banyak sumber daya manusia agar semua target yang diinginkan dapat tercapai.

Pengertian Impor

Kegiatan impor adalah sebuah aktivitas yang mengambil barang dari sebuah negara masuk ke dalam wilayah pabean negara lainnya. Impor dijalankan oleh antar negara yang mewakilkan kepentingan dari setiap negara terkait. Proses tersebut dilakukan oleh pihak bea cukai yang skala nya sangat besar. Pihak pemerintah pun akan membebankan sejumlah biaya sebagai bentuk pajak di setiap barang ke masing-masing importir barang tersebut.

Tujuan Melakukan Impor

  •         Menekan keluarnya devisa ke negara luar
  •         Memperkuat posisi dari neraca pembayaran
  •         Pemenuhan kebutuhan dalam negeri

Beberapa Produk Impor yang Masuk Ke Indonesia

  1.       Olahan Minyak dan Gas

Terdapat beberapa produk yang diimpor pihak pemerintah Indonesia, seperti solar, kerosin dan bensin.

  1.       Barang Impor Industri

Seperti contoh berbagai mesin industri, kemudian alat transportasi umum berupa kereta api, pesawat sampai alat komunikasi , serta perangkat elektronik canggih lainnya.

  1.       Impor Bahan Baku

Negara Indonesia juga melakukan impor bahan baku, seperti bahan kimia dan industri, buah-buahan dan sayu mayu hingga suku cadang berbagai mesin.

  1.       Impor Jasa

Tidak hanya impor produk barang, tapi Indonesia turut mengimpor sumber daya manusia atau jasa para tenaga ahli yang berasal dari negara maju. Contohnya, dosen, ahli konstruksi, ahli IT, dokter dan berbagai tenaga ahli lain.

Kesimpulannya adalah, ekspor merupakan aktivitas menjual serta mengirimkan sebuah barang ke luar negeri, sementara impor melakukan sebaliknya, yakni membeli barang dari luar negeri.

Related Posts