Home Administrasi Apa yang Dimaksud Kesadaran Finansial dan Cara Menerapkannya

Apa yang Dimaksud Kesadaran Finansial dan Cara Menerapkannya

by Lara Nifa

Halo semuanya, pernahkah kamu bertanya-tanya mengenai bagaimana caranya agar kita menjalani sebuah hidup yang penuh dengan kesadaran? Dimana kita dapat melewati hari tanpa adanya overthinking dan stress berlebih. 

Kita sebagai manusia sebenarnya paling sering menangkal kenyataan, baik itu yang terkait dengan diri kita atau orang–orang sekitar kita maupun soal dunia diluar kita. Misalnya soal diri kita sendiri, kita sering banget menolak mengakui hal buruk ataupun hal baik yang kita punya. Kadang-kadang kita terlalu takut mengakui ke diri kita sendiri bahwa kita punya kelemahan–kelemahan tertentu dan bahkan tak sedikit juga orang yang terlalu larut dalam pemikiran negative soal dirinya sehingga tidak bisa melihat kelebihan–kelebihan yang kita punya. Dan ini bisa menjadi masalah. Kenapa? Karena kita tidak bisa menerima kenyataan mengenai diri kita, kita jadi susah untuk berkembang dan fokus dalam menjalani kehidupan kita sehari-hari. 

Terdapat satu hal penting yang harus kamu rencanakan dan fokus dalam menjalani kehidupan. Ya, betul. Kamu harus mempunyai kesadaran finansial dalam menjalani hidup, dengan memiliki kesadaran finansial tersebut, kamu akan menjalani hidup dengan terencana dan tidak semena-mena. Terkadang, saat kesadaran finansial kamu tidak bisa direncanakan, banyak yang hidupnya berantakan karena tidak bisa mengatur keuangan. Nah, sebenarnya apa sih kesadaran finansial itu dan bagaimana caranya kita bisa menerapkan kesadaran finansial untuk kehidupan kita yang lebih baik? 

Kesadaran Finansial 

Cobalah kamu ingat-ingat kapan terakhir kali kamu sedang berada di fase akhir bulan terus kamu ngerasa uang cepat sekali habis? Pasti semua diantara kamu sering mengalaminya. Mungkin banyak diantara kamu yang sedang bocor terhadap masalah keuangan, keuangan kamu tidak terkontrol, baru saja mendapatkan uang lalu habis begitu saja bahkan tak tahu pengeluarannya kemana. Mungkin bagi kaum milenial banyak yang menganggap masalah tersebut sepele karena belum memiliki tanggungan, tapi cobalah untuk memikirkan jangka panjang dan masa depan ketika kamu sudah berkeluarga, tentunya akan banyak sekali tanggungan-tanggungan yang harus kamu bayarkan. 

Kebiasan kamu yang sering menghabiskan uang dan menjadi miskin diakhir bulan itu bukan hanya bisa mempengaruhi kamu, tapi juga akan berpengaruh terhadap orang-orang disekitarmu terlebih jika mereka sudah menjadi tanggungan kamu. Oleh karena itu kamu harus memiliki kesadaran akan pentingnya mengatur dan mengelola keuangan sebaik mungkin, hal ini bukan hanya berdampak pada hidup kamu yang sementara, namun kesadaran akan finansial ini jika dilakukan secara berkala akan memberikan kebiasaan untuk mengatur keuangan dengan baik bahkan hingga kamu sudah tua. 

Prinsip dasar keuangan anti miskin

Cobalah untuk belajar bagaimana caranya mengelola keuangan pribadi. Nah, pada video kali ini kamu akan belajar mengenai prinsip-prinsip dasar keuangan pribadi anti miskin diakhir bulan agar kamu bisa membangun kebiasaan yang baik di bidang finansial. 

Hal yang paling penting dan perlu kamu tanamkan dalam diri dan pikiran kamu yaitu uang keluar harus lebih sedikit dari uang masuk. Prinsip ini memang terlihat simple, beberapa dari kalian mungkin sudah paham saat membaca prinsip ini, tapi cobalah untuk kamu ingat-ingat, kemarin-kemarin kamu sudah menghabiskan berapa uang? Dan bisakah kamu tahu besok kamu akan menghabiskan berapa banyak uang lagi? Nah, salah satu masalah utama kenapa tiba-tiba kamu bisa jatuh miskin diakhir bulan, itu karena kamu tidak sadar akan kondisi keuangan kamu secara detail. Jadi, mulai sekarang tanyalah kepada diri sendiri, berapa banyak uang yang boleh kamu habiskan dan berapa dana darurat yang harus kamu persiapkan. Jika kamu tidak bisa menjawab hal tersebut maka kamu akan terus-menerus mengalami kebocoran keuangan. 

Cara mengelola keuangan pribadi

Dari prinsip dasar keuangan diatas, kamu bisa lebih aware atau sadar terhadap jumlah keuangan kamu yang sebaiknya seperti apa. Lalu setelah memiliki kesadaran finansial tersebut, sebaiknya kamu mulai belajar untuk mengelola keuangan pribadi kamu. 

  1. Budgeting

Mungkin terkesan receh dan sederhana, namun mencatat dan mengatur anggaran keuangan secara berkala itu sangatlah penting. Mungkin banyak diantara kamu yang tidak tahu seberapa banyak kamu menghabiskan uang selama sebulan, karena uang yang kamu keluarkan itu sebenarnya tidak terasa dan berlalu begitu saja sehingga terjadilah kebocoran keuangan. Nah, kalau kamu belum pernah melakukan analisis budget, maka segeralah untuk lakukan dari sekarang. Catat dan aturlah keuangan kamu mulai detik ini. 

  1. Punya tabungan

Masih banyak sekali kaum milenial diluar sana yang belum memiliki tabungan. Baik itu tabungan jangka pendek maupun jangka panjang. Kamu juga pasti hanya mengandalkan gaji yang selalu habis setiap bulannya. Kalau kamu ternyata benar seperti itu, tentunya tidak terbayang bagaimana jika besok kamu tiba-tiba sakit dan tidak kerja. Wah sangat mengerikan ya. Jadi, dari sekarang mulailah untuk merencanakan tabungan dalam jumlah yang wajar dan tidak mengganggu kebutuhan kamu setiap bulannya. 

  1. Bayar semua hutang

Bebaskan diri kamu dari hutang, hal ini sudah jelas ya, ketika kamu mempunyai hutang, kamu akan menanggung hal lain selain beban hidup kamu. Jangan sampai ketika kamu punya hutang, kamu akan tergerus ke lingkaran hutang piutang yang tidak ada habisnya. Jadi, mulailah menyisihkan dan berhemat agar bisa melunasi hutangmu terlebih dahulu. 

Nah, itulah pentingnya kesadaran finansial dan bagaimana caranya kamu bisa menerapkan perencanaan keuangan yang baik. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Related Posts