Home Investasi Apa Itu Manajemen Investasi dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Apa Itu Manajemen Investasi dan Bagaimana Cara Kerjanya?

by Lara Nifa
Apa Itu Manajemen Investasi dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Pernahkan mendengar tentang manajemen investasi? Secara garis besar, manajemen investasi merupakan proses yang dilakukan dalam membangun sebuah portofolio investasi, misalnya adalah saham, obligasi serta instrumen lain yang mempunyai tujuan tersendiri. 

Manajemen investasi juga sering disebut sebagai sebuah layanan konsultasi keuangan dengan memberikan strategi investasi kepada orang lain. Contohnya adalah dengan memberikan nasihat untuk membeli sebuah saham serta menjualnya. Tidak hanya itu, manajemen investasi juga bisa memberikan masukan agar dapat mengelola investasi dengan baik. 

Untuk lebih lebih memahami tentang manajemen investasi, maka Anda bisa melihat ulasannya dalam artikel ini. 

Pengertian serta Teori dari Manajemen Investasi 

Dapat dikatakan bahwa manajemen investasi merupakan sebuah pengaturan atau manajemen yang profesional dan tugasnya adalah mengelola instrumen investasi maupun surat berharga. Contoh dari investasi yang ditangani adalah seperti obligasi, saham serta aset lainnya yang mempunyai tujuan agar mendapatkan keuntungan. 

Orang yang melakukan investasi kemudian disebut sebagai investor. Para investor ini dibagi menjadi dua jenis lagi, yaitu investor perorangan serta institusi. Untuk institusi biasanya adalah sebuah perusahaan, lembaga maupun organisasi. 

Sedangkan menurut Wikipedia, manajemen investasi adalah sebuah manajemen yang profesional atau perusahaan yang telah mendapatkan izin dari pemerintah untuk melakukan pengelolaan dana dan surat berharga, dalam hal ini adalah obligasi, saham atau aset lain seperti property. Di mana tujuan dari pengeloaan ini adalah untuk mendapatkan keuntungan. 

Dalam teorinya, ada beberapa alasan mengapa seseorang berinvestasi seperti berikut ini: 

  • Ingin memperoleh masa depan yang lebih baik. 
  • Meningkatkan taraf hidup secara konstan. 
  • Mampu mengurangi akibat dari inflasi, sehingga akan terhindar dari resiko penurunan kekayaan. 
  • Bisa menghemat pajak. 

Dalam berinvestasi sendiri terdapat beberapa resiko dan pengembalian. Antara resiko serta return tersebut akan mempunyai hubungan yang searah dan segaris. Sehingga bisa dikatakan bahwa semakin besar dari resiko yang diterima, maka semakin besar return yang juga akan diperoleh. Teori tersebut pun juga berlaku untuk sebaliknya. 

Maka tidak heran jika investor melakukan pemisahan dana investasi agar mampu meminimalisir kerugian yang besar. Saat melakukan manajemen investasi, ada beberapa proses yang harus dilalui agar dapat mengambil keputusan yang tepat, yaitu: 

  • Menentukan tujuan dari investasi. 
  • Menentukan kebijakan dalam berinvestasi. 
  • Memilih strategi berinvestasi. 
  • Memilih aset serta membentuk portofolio. 
  • Melakukan evaluasi dan pengukuran terhadap kerja dari portofolio. 

Cara Kerja dari Manajemen Investasi 

Apabila Anda telah memutuskan untuk menggunakan jasa manajemen investasi ini, maka akan ada beberapa langkah yang nantinya harus dijalankan. Berikut ini adalah langkahnya: 

  • Anda wajib membuat sebuah akun investasi yang sesuai dengan broker maupun perusahaan yang dipilih. 
  • Dari pihak penyedia nantinya akan membantu Anda agar bisa mentransfer uang ke dalam akun investasi yang sudah dibuat tadi. 
  • Kemudian seorang manajer investasi akan mengambil keputusan mana investasi yang sesuai dengan tujuan, waktu serta resiko yang ada. 
  • Selanjutnya, manajer investasi akan meminta waktu untuk berdiskusi yang berhubungan dengan resiko yang akan dihadapi. 

Fungsi dari Manajemen Investasi 

adapun fungsi yang dimiliki oleh manajemen investasi ini, yaitu: 

  • Memberikan sebuah aktivitas yang berhubungan dengan investasi bisnis. 
  • Menentukan sebuah strategi yang tepat untuk melakukan investasi. 
  • Memngembangkan sebuah kebijakan dalam berinvestasi. 
  • Membuat rencana bisnis maupun proyek. 
  • Mengusahakan agar resiko kehilangan akan aset dapat berkurang serta menaikan jumlah keuntungan. 
  • Melakukan pemeriksaan keuangan. 
  • Untuk memaksimalkan portofolio investasi. 
  • Menganalisis serta mengevaluasi daya tarik dari sebuah investasi. 

Manfaat dari Manajemen Investasi 

Tidak hanya memiliki fungsi saja, manajemen investasi pun memiliki manfaat sebagai berikut: 

  • Mampu menjaga nilai dari sebuah aset. 
  • Mampu menghindari pembelian yang berlebihan. 
  • Memantau aset mana saja yang menyusut. 
  • Mempermudah dalam pembuatan anggaran. 
  • Mampu mengetahui sebuah resiko yang mungkin akan terjadi. 
  • Mampu mengamankan aset. 

Dari seluruh penjelasan tersebut, maka dapat terlihat bahwa manajemen investasi memberikan banyak manfaat yang dapat membantu Anda dalam mengatur investasi yang dimiliki. 

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk menggunakan manajemen investasi ini? Ada beberapa kondisi yang mengharuskan Anda untuk memakai kemampuan dari manajer investasi. Berikut ini adalah waktu yang tepat: 

  1. Ketika Anda merasa ada keraguan dalam pengelolaan investasi, di mana keraguan ini bisa menimbulkan sebuah keputusan yang tidak tepat. Timbulnya rasa ini tentu saja akan sangat berpengaruh akan hasil yang akan diperoleh, semisalnya akan timbul kerugian. 
  2. Anda membutuhkan pendapat dari seorang ahli agar bisa meyakinan diri sendiri agar keputusan dalam berinvestasi adalah hal yang tepat. 
  3. Ketika Anda membutuhkan seorang ahli yang mampu mengelola seluruh aset yang ada agar nilainya tetap aman. 
  4. Membantu Anda dalam mengelola keuangan serta mengalokasikan dana yang ada. 

Demikianlah penjelasan dari manajemen investasi, mulai dari pengertian, cara kerja, fungsi hingga manfaatnya. Dapat disimpulkan bahwa manajemen investasi mampu membantu Anda dalam mengatur aset serta surat berharga yang Anda miliki. 

 

Related Posts