Home Investasi Apa Itu Investasi Obligasi dan Cara Berinvestasinya

Apa Itu Investasi Obligasi dan Cara Berinvestasinya

by Lara Nifa

Sebagai Surat Berharga Negara atau SBN, popularitas obligasi memang tidak banyak seperti investasi deposito dan saham. Tetapi, tidak berarti jenis investasi yang satu ini tidak memiliki peminatnya. Bahkan hingga saat ini, pemerintah Indonesia secara rutin masih mengeluarkan SBN tipe obligasi. 

 

Ada pula, obligasi yang dirilis oleh pemerintah berjenis SBN ritel yang dapat dibeli oleh masyarakat Indonesia. Secara umum obligasi merupakan Surat Utang Negara yang diterbitkan obligasi ke pihak pemegang obligasi dan janji agar membayar bunga dan pokok hutang ketika jatuh tempo. 

 

Terdapat banyak pihak yang merilis obligasi, seperti pemerintah, perusahaan swasta dan lainnya. Sebelum memulai untuk berinvestasi pada obligasi, ada baiknya Anda memahami lebih dulu pengertian obligasi seperti berikut ini.  

Pengertian Obligasi 

Obligasi adalah surat utang negara yang dirilis oleh perusahaan atau pemerintah dengan jangka waktu yang telah ditentukan. Dengan mempunyai obligasi, berarti perusahaan atau negara berhutang pada Anda sebesar yang telah dijanjikan dengan jatuh tempo yang sudah disepakati. 

 

Selain itu debitur (untuk hal ini perusahaan atau negara) akan membayar kupon atau bunga kepada Anda setiap bulannya. Instrumen investasi yang satu ini masuk jenis investasi yang mumpuni dan aman untuk Anda gunakan. 

Jenis-Jenis Obligasi 

  • Obligasi tabungan 

Obligasi tabungan ini bisa Anda beli secara pribadi karena jumlahnya yang rendah supaya terjangkau untuk perseorangan. 

  • Obligasi pemerintah 

Biasanya obligasi yang satu ini diterbitkan secara langsung oleh Kementerian Keuangan dan dipromosikan ke masyarakat yang bertujuan untuk mendanai APBN pemerintah. Harus Anda ketahui sebelumnya jika obligasi pemerintah merupakan surat utang yang terpercaya sebab dijamin langsung oleh perekonomian dari sebuah negara. 

  • Obligasi bunga tetap 

Seperti namanya, untuk obligasi suku bunga tetap ini akan memberikan Anda tingkat suku bunga yang tetap dan dibayar secara rutin selama berlakunya obligasi. 

  • Obligasi bunga mengambang 

Obligasi yang satu ini dikenal dengan FRN atau Floating Rate Note yang mempunyai suku bunga yang tergantung pada sebuah indeks dari pasar uang. 

  • Obligasi inflasi 

Jenis obligasi selanjutnya yaitu obligasi inflasi dimana jumlah pokok utang di obligasi bergantung pada indeks inflasi. Selain itu, suku bunga yang diterima akan sangat rendah dibandingkan dengan obligasi dengan suku bunga tetap. 

 

Dengan terus bertambahnya nilai utang sama dengan inflasi. Oleh karena itu, pembayaran untuk pelunasan obligasi bisa sangat tinggi. 

  • Obligasi korporasi 

Untuk obligasi yang satu ini bisa diterbitkan oleh seluruh perusahaan dan jenis obligasi korporasi sangat berisiko dibandingkan obligasi yang dirilis oleh pemerintah. Hal tersebutlah yang menjadi salah satu faktor mengapa obligasi korporasi memberikan pengembalian yang sangat tinggi. 

  • Obligasi tanpa bunga 

Jenis obligasi yang terakhir yaitu obligasi tanpa bunga atau biasa disebut dengan Zero Coupon Bond merupakan obligasi yang tidak akan memberikan Anda bunga. Obligasi tanpa bunga diperjual belikan dengan menawarkan potongan harga dan pemilik obligasi bisa mendapatkan pokok utang dengan utuh ketika jatuh tempo. 

Keuntungan Berinvestasi Obligasi 

Sesudah mengetahui definisi obligasi, sekarang waktunya Anda mengetahui keuntungan berinvestasi obligasi yang bisa Anda dapatkan saat berinvestasi obligasi. Saat memutuskan untuk berinvestasi, pastikan Anda mengetahui seluruh informasi mengenai investasi tersebut, termasuk keuntungan yang bisa Anda dapatkan. 

 

Lalu, apa saja keuntungan yang bisa didapatkan? Yuk, simak ulasannya berikut ini. 

 

  • Mendapatkan bunga atau biasa disebut dengan kupon di dalam investasi obligasi. Tingkat bunga yang bisa didapatkan lebih dari bunga Bank Indonesia. Biasanya bunga yang didapatkan bersifat periodik, dapat Anda terima setiap bulan, tiga bulan maupun enam bulan sekali.
  • Mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual sesudah dikurangkan dengan harga beli atau biasa disebut dengan Capital Gain. 
  • Cocok menjadi tabungan jangka panjang. Biasanya jatuh tempo untuk surat utang ada di lebih dari 5 tahun. 
  • Lebih terpercaya dan aman terlebih bila menggunakan obligasi pemerintah. 
  • Resikonya sangat rendah dibandingkan investasi lain, misalnya saham yang geraknya terlalu fluktuatif. 
  • Tersedia banyak pilihan yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan di pasar sekunder. 

Langkah-Langkah Membeli Obligasi 

Jika Anda ingin berinvestasi maka Anda bisa memilih dua cara yakni melalui pasar sekunder dan pasar perdana. Berikut ini ulasannya. 

 

Di pasar perdana Anda bisa membeli secara langsung surat utang dari perusahaan sekuritas yang resmi maupun agen. Namun, untuk pasar sekunder, Anda dapat membeli dari Bank atau bursa. Dan bagaimana cara membelinya? Simak caranya di bawah ini. 

 

  • Membuka rekening di bank, agen, atau perusahaan sekuritas yang sudah terpercaya. 
  • Memahami produk surat utang supaya Anda tidak ditipu oleh instrumen investasi. 
  • Cobalah analisis keadaan keuangan, bunga surat utang dan waktu jatuh tempo sebelum berinvestasi pada obligasi. 
  • Cerdas dan teliti untuk menggunakan broker sebab mereka yang nantinya membeli surat utang dari anggarkan Anda. 

 

Nah, itu tadi pengertian obligasi dan langkah-langkah untuk membelinya yang harus Anda ketahui sebelum memutuskan berinvestasi di obligasi. Semoga informasi di atas bisa membantu dan bermanfaat untuk Anda.

Related Posts