Home Investasi Apa Itu IHSG Saham? Yuk Ketahui Cara Kerja dan Fungsinya

Apa Itu IHSG Saham? Yuk Ketahui Cara Kerja dan Fungsinya

by Greg Pascal
IHSG saham

Banyak sekali istilah-istilah yang harus dipahami sebelum melakukan investasi, termasuk istilah IHSG saham yang wajib diketahui bagi para calon investor yang akan menggunakan dananya untuk keperluan investasi atau tabungan masa depan.

Nah, bagi anda yang penasaran pengertian IHSG beserta cara kerja dan fungsinya, pada artikel ini akan dibahas secara detail. Maka dari itu, simak uraian penjelasan dibawah ini sampai akhir.

Apa itu IHSG?

IHSG adalah suatu acuan yang sering digunakan oleh para investor dalam menentukan instrumen investasi, termasuk mengukur kinerja seluruh saham yang tercatat di papan utama dan papan pengembangan BEI. 

Informasi yang tercatat tersebut berguna untuk mengetahui kapan harus membeli dan menjual saham sehingga bisa memperoleh keuntungan termasuk dividen yang diharapkan.

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ini akan diberitakan oleh media massa terkait informasi pergerakannya setiap saat, biasanya terjadi mulai dari pagi hari hingga sore hari.

Fungsi IHSG

Sebenarnya untuk apa IHSG ini? Dalam dunia investasi, IHSG memiliki fungsi yang cukup penting dalam membantu investor mengambil keputusan yang tepat. Adapun fungsi IHSG selengkapnya sebagai berikut.

1. Penanda Pergerakan Pasar

IHSG memiliki fungsi utama sebagai penanda pergerakan pasar saham yang tercatat di BEI, sehingga IHSG bisa dikatakan sebagai cerminan dari seluruh kondisi saham di pasar modal.

IHSG bisa menjadi patokan untuk melihat kondisi saham yang terjadi di hari tersebut, para investor bisa memantau peningkatan atau penurunan saham secara langsung di lantai bursa. Apabila posisi IHSG melemah, biasanya harga saham rata-rata juga sedang terjadi penurunan.

2. Tolak Ukur Kinerja Portofolio

IHSG bisa menjadi tolak ukur kinerja portofolio, sehingga investor bisa menilai seberapa baik portofolio yang dimiliki. Tentunya portofolio ini dimiliki oleh investor sebagai himpunan aset investasi yang dimiliki.

IHSG bisa membantu dalam menentukan strategi investasi yang tepat, apabila investasi anda hanya mengalami peningkatan yang kurang signifikan dalam IHSG, maka kinerja portofolio anda harus diperhatikan sehingga perlu mengganti strategi investasi.

3. Mengukur Tingkat Keuntungan

IHSG berfungsi untuk mengukur tingkat keuntungan terhadap rata-rata investasi, apabila anda melakukan investasi selama lima tahun dengan peningkatan setiap tahunnya, maka anda bisa mengukur keuntungan yang diperoleh.

Sebagai contoh, pada tahun 2015 kondisi IHSG berada di level 1400, lima tahun kemudian meningkat di level 4400, maka pertumbuhannya sebesar 3000 atau 214 persen, sehingga pertumbuhan setiap tahunnya sebesar 42,8 persen.

4. Melihat Perkembangan Ekonomi

IHSG fungsinya bisa melihat perkembangan ekonomi saat ini, meskipun terdapat banyak faktor yang bisa dilihat untuk mengukur perkembangan ekonomi.

Selain itu, IHSG memiliki peranan penting dalam menunjukan perkembangan ekonomi di Indonesia. Bisa menjadi tolak ukur berkembangnya ekonomi negara melalui IHSG.

IHSG saham

Baca Artikel Selanjutnya :

Cara Kerja IHSG

Cara kerja IHSG bergantung pada banyak faktor, salah satunya berita ekonomi. Ketika berita memberikan kabar bahwa kondisi ekonomi sedang turun, maka IHSG juga akan mengalami penurunan. Hal ini dipengaruhi oleh investor dalam menanamkan modalnya saat kondisi tidak baik.

Sementara apabila kondisi ekonomi sedang meningkat, maka investor akan menanamkan modal pada perusahaan yang terdaftar di BEI. Itulah cara kerja yang akan menentukan kondisi IHSG.

Dengan cara kerja ini, apabila ingin mengetahui kondisi pasar saham maka IHSG bisa menjadi acuan yang dapat dipercaya. Namun perlu diingat, bahwa IHSG merupakan rangkuman harga seluruh saham di BEI, artinya pergerakan saham bisa saja berbeda dengan masing-masing harga saham.

Jargon dalam IHSG

Terdapat beberapa jargon penting terkait IHSG yang perlu anda ketahui, jargon ini biasa dipakai ketika anda melakukan investasi. Jargon tersebut diantaranya sebagai berikut:

1. BEI

BEI atau Bursa Efek Indonesia merupakan himpunan dari berbagai bursa efek, tujuannya untuk menunjang kegiatan operasional transaksi. Pertama kali bergabung dan dioperasikan pada tanggal 1 Desember 2017 sebagai Bursa Efek Indonesia atau dikenal BEI.

2. Fluktuasi

Istilah Fluktuasi dalam investasi atau IHSG adalah suatu kondisi dimana harga saham mengalami peningkatan dan penurunan yang terjadi, dikarenakan adanya mekanisme perdagangan saham.

3. Portofolio

Istilah portofolio dalam investasi maupun IHSG merupakan himpunan dari seluruh aset investasi bisa berupa saham milik individu atau perusahaan.

4. Likuiditas

Istilah likuiditas adalah suatu nilai jumlah dari suatu kegiatan berupa transaksi saham dipasar modal dalam kurun waktu tertentu. Tingginya suatu nilai saham likuiditas saham bisa diartikan sebagai tingginya frekuensi kegiatan jual beli saham.

5. Capital Gain dan Loss

Capital Gain adalah keuntungan yang diperoleh oleh perseorangan maupun perusahaan yang menanam modal dalam bentuk saham. Sementara Capital Loss adalah berupa kerugian yang bisa dialami oleh investor dalam penanaman sahamnya.

Dengan kehadiran IHSG saham dapat membantu investor dalam memantau pergerakan sahamnya, sehingga fungsinya cukup penting sebagai acuan dalam instrumen investasi dan mengukur kinerja seluruh saham yang tercatat di BEI.

Related Posts