Home Bisnis dan Usaha 7 Langkah Mudah Meningkatkan Omzet Usaha Ikan Hias

7 Langkah Mudah Meningkatkan Omzet Usaha Ikan Hias

by Lara Nifa

Jika kita melihat peluang untuk bisnis, sebenarnya banyak hal bisa kita manfaatkan. Keberadaan sumber daya yang ada di sekitar jika kamu pandai mengelolanya, masing-masing memiliki nilai ekonomi yang cukup berpeluang sebagai modal usaha.

Kondisi pasca pandemic covid-19 ini sarana hiburan yang dapat dinikmati dengan hanya di rumah saja sangat membuka peluang usaha. Contohnya saja pada sektor tanaman hias yang sempat booming dan membandrol harga selangit untuk jenis tanaman tertentu. Tentu, kondisi tersebut sangat memberikan angin segar kepada para pelaku usaha tanaman hias di tengah kondisi krisis pandemic covid-19.

Nah, sebenarnya bukan hanya tanaman hias aja loh yang bisa digunakan untuk sarana hiburan di rumah aja! Ikan hias pun punya peluang besar loh! Pasar yang dimiliki pun sangat berpeluang, bagi para kolektor dan orang yang hobi dengan ikan hias, mereka akan rela membayar berapapun demi mendapatkan jenis dan bentuk ikan hias yang unik dan cantik. Untuk dapat memulai memanfaatkan peluang usaha ikan hias yang ada ini, kamu perlu perhatikan tips di bawah ini untuk membantu meningkatkan omzet usaha ikan hias.

  • Tentukan Jenis Ikan Yang Akan Dijual

Tentu sebelum mengawali sesuatu, menentukan produk adalah Langkah paling pertama. Dalam konteks ikan hias yang memiliki beragam jenis, kamu perlu tentukan. Jenis ikan hias yang kamu tentukan tentunya akan mempengaruhi harga dan pasar yang ada. Oleh karena itu, klasifikasikan jenis ikan ini dengan tepat untuk menghindari kerugian. Contoh ikan hias yang laku di pasaran yaitu ikan koi, ikan cupang, ikan arwana, ikan aligator, ikan louhan, dan ikan hias lainnya. Masing-masing dari ikan tersebut pun memiliki patokan harga yang berbeda-beda. Kamu harus ketahui itu. 

  • Tentukan Target Pasar

Setelah kamu mengetahui jenis ikan hias apa yang akan kamu tekuni sebagai usaha,kamu perlu melakukan riset pasar. Artinya, melihat kondisi permintaan dan ketertarikan konsumen agar produk kami memiliki peluang atau tempat di antara minat mereka. Klasifikasi pasar atau targeting mapping bisa kamu lakukan berdasarkan usia, jenis kelamin, lokasi, daya beli atau tingkat ekonomi konsumen.

  • Siapkan Peralatan Yang Dibutuhkan

Merawat ikan hias tentunya tidak asal atau sembarang tanpa teknik dan peralatan yang memadai. Nilai keindahan dan kesehatan ikan hias menjadi nilai jual utama. Oleh karena itu, kamu perlu merawatnya dengan sangat baik. Ingat! Masing-masing dari jenis ikan hias yang kamu jual pun memiliki teknik perawatan yang berbeda, maka sesuaikan lah!

Disamping peralatan dasar yang perlu kamu miliki seperti ember, bak/kolam non permanen untuk melihat/pembibitan, aquarium, jaring untuk menjaring ikan, dan lain-lain. Kamu perlu siapkan tabung oksigen, lampu aquarium, selang, pompa air, kapas filter, dan lain sebagainya. Peralatan tersebut, sangat memberi pengaruh terhadap kualitas ikan hias dan daya tarik pasar untuk membelinya.  

  • Memahami Berbagai Hal Tentang Ikan Hias

Berkenaan dengan peralatan yang perlu kamu siapkan, soal teknik merawat ikan hias ini pula kamu perlu ketahui. Banyak hal yang perlu kamu perhatikan dalam merawat ikan hias, seperti kondisi air, pakan ikan, oksigen yang diperlukan, jenis ikan yang perlu dipisah atau bisa disatukan dalam satu tempat, treatment, do and don’t untuk menghindari ikan dari stress, dan lain sebagainya.

Untuk cara merawat ini kamu bisa gunakan internet, buku, acara workshop, pameran, seminar yang berkaitan dengan perawatan, usaha, dan budidaya ikan hias supaya kamu bertambah ilmu pengetahuan serta cara meningkatkan keuntungan atau omset dari usaha ikan hias ini.

  • Telisik Potensi Bisnis Lainnya dalam Satu Ekosistem Yang Sama

Jika modal yang kamu miliki cukup leluasa, perlu kamu hindari menghabiskan dana atau modal dalam satu aspek usaha. Terlebih, usaha ikan hias ini cukup beresiko apabila tidak pandai mengelolanya. Mendengar hal tersebut jangan khawatir! Solusi untuk menghadapi kekhawatiran tersebut yaitu dengan menelisik potensi usaha lainnya yang ada dalam satu ekosistem bisnis yang sama. Artinya, carilah peluang bisnis usaha yang ada kaitan, pendukung, dan kebutuhanya dengan lingkungan usaha yang sedang dijalani.

Contohnya, dalam usaha ikan hias, tentu memiliki usaha pendukung yang dapat membantu seperti usaha pakan ikan, usaha penyedia peralatan perawatan ikan, usaha membangun kolam ikan hias, menyediakan obat khusus ikan, dan lain sebagainya. Dengan begitu, selain turut membantu kebutuhan bisnis ikan hias kamu secara pribadi, kamu juga bisa manfaatkan ini sebagai peluang tambahan atau sampingan yang tentunya pasar pu mencari kebutuhan-kebutuhan tersebut.

  • Rencanakan Strategi Pemasaran

Era digitalisasi hampir segala bentuk kebutuhan pemenuhan kebutuhan hidup manusia telah dipenuhi melalui online method. Terlebih saat menghadapi kondisi pandemic covid-19 ini, keterbatasan mobilitas manusia menuntutnya untuk dapat menyesuaikan kehidupan dengan segala hal yang berbau digital. Aktivitas, pekerjaan, dan usaha pun turut dilakukan secara online atau daring. Termasuk aktivitas pemasaran produk usaha.

Dalam konteks bahasan usaha ikan hias di era pandemic ini pula harus menyesuaikan dengan memiliki rencana strategi pemasaran dengan memanfaatkan teknologi digital untuk menjangkau pasarnya. Pemerintah pun turut mendukung para pelaku usaha untuk melakukan strategi pemasaran secara digital demi kelangsungan bisnis yang dijalani. Pembuatan poster/iklan yang menarik, pembuatan media sosial, dan mencantumkan produk dalam beberapa e-commerce

  • Bergabung Dalam Komunitas Pecinta Ikan

Komunitas usaha adalah lingkungan yang strategis untuk mengembangkan dan menjalankan usaha. Untuk itu, bergabung dalam lingkungan atau komunitas pecinta ikan akan memudahkan kamu dalam proses pemasaran ikan hias. Selain sebagai sarana promosi, komunitas ini juga dapat sekaligus menjadi media belajar untuk lebih banyak memperoleh pengetahuan tentang ikan hias bersama dengan sesama para pelaku usaha atau pecinta ikan hias. Menerima ide, kritik, dan saran dari mereka akan membantu kamu dalam mengembangkan bisnis.

Itulah beberapa tips atau Langkah untuk membantu kamu meningkatkan omzet usaha ikan hias yang perlu kamu perhatikan. Selamat dan semangat mencoba! 

Related Posts