Home Perencanaan 7 Ciri Anda Salah Mengatur Keuangan Bulanan

7 Ciri Anda Salah Mengatur Keuangan Bulanan

by Lara Nifa

Apakah Anda seringkali kehabisan uang di awal bulan, padahal gajian masih lama. Ini memang masalah serius yang banyak dialami oleh orang-orang dan hal ini menunjukkan bila sebenarnya mempunyai masalah mengelola keuangan.

Karena memang banyak yang mengalaminya, jadi sebenarnya tidak perlu malu atau takut untuk mengakui hal tersebut. Di zaman dengan perkembangan digital sepesat ini memang tidak mudah mengatur keuangan, sebab banyak godaan misalnya belanja, jajan serta game dimana semua bisa dilakukan secara online tanpa harus keluar rumah.

Walau hal utama penyebab kehabisan uang kebanyakan adalah karena Anda tidak dapat menahan keinginan untuk berbelanja hal-hal yang sebenarnya tidak dibutuhkan dan tergoda dengan promo-promo yang banyak ditawarkan oleh berbagai brand. 

Jika ini terus berlanjut tentu saja sangat berbahaya untuk keadaan keuangan Anda. Karenanya Anda harus segera mengenali apa saja tanda-tanda dari salah dalam mengelola keuangan.

Gunakan credit card secara bijak

Apabila Anda memiliki kartu kredit, pergunakanlah kartu sakti tersebut dengan bijaksana. Hal yang harus ingat adalah bila credit card bukanlah pengganti gaji. Walau memang dapat mempermudah masalah keuangan dan hidup, namun bukan berarti Anda bisa menggunakannya sesuka hati.

Penghasilan selalu habis di awal bulan

Pastinya banyak sekali orang-orang yang sudah kehabisan uang di awal bulan, padahal untuk sampai ke gaji bulan depan masih lama. Ini merupakan salah satu ciri Anda salah dalam mengelola keuangan pribadi. Akhirnya Anda akan berusaha untuk mencari uang tambahan demi menutupi kekurangan hingga menerima gaji selanjutnya.

Karenanya, lakukanlah evaluasi pada keuangan Anda, buatlah catatan hutang yang memang harus Anda bayarkan tiap bulan. Jangan lupa untuk membuat daftar kebutuhan bulanan. Lalu, berusahalah untuk berbelanja sesuai dengan daftar yang Anda miliki, agar tetap bisa memiliki sisa uang hingga gajian.

Menunggak hutang

Apabila Anda masih ragu atau menimbang-nimbang akan membayar hutang yang mana terlebih dahulu setiap awal bulan. Maka ini menunjukkan, jika Anda mempunyai masalah dengan keuangan. Padahal segala sesuatu terkait hutang harus segera Anda putuskan agar tidak menumpuk dan malah membuat hutang menjadi semakin banyak.

Keuangan terlalu mepet, hingga tidak ada anggaran lagi

Bagaimana jika telah melakukan evaluasi, namun tidak dapat menemukan anggaran mana yang harus dikurangi untuk menutupi yang lainnya? Hal ini bisa dikatakan bila Anda mengalami yang namanya krisis pendapatan. Pada umumnya bila Anda mengalami hal ini pastikan akan merasa bingung untuk menentukan mana kebutuhan yang utama serta tidak.

Karena itu Anda harus belajar untuk mempertimbangkan kemana saja uang penghasilan tersebut dialokasikan kemudian, Anda juga harus tahu mana yang menjadi kebutuhan pokok dan mana yang tidak. Jangan sampai uang sudah habis, tapi tagihan serta hutang-hutang yang Anda miliki belum terbayarkan.

Tidak memiliki dana darurat

Dana darurat ini sangatlah penting, karena akan bisa membantu Anda disaat-saat tertentu. Misalnya ketika ada keluarga yang sakit, Anda di PHK atau hal lainnya. Biasanya besaran yang disisihkan untuk dana darurat adalah dua sampai tiga kali lipat pengeluaran bulanan, namun ada juga yang menyarankan 15% – 20% dari total penghasilan.

Selalu khawatir akan keadaan keuangan

Khawatir yang berlebihan bukanlah hal yang baik, apalagi sampai mengganggu kinerja dan kegiatan harian. Agar dapat dari rasa khawatir berlebih akan masalah keuangan, memang ada baiknya bila mulai menata penghasilan Anda.

Buatlah daftar bulanan, namun sebelum itu Anda harus tahu terlebih dahulu berapa besar penghasilan Anda dalam satu bulan. Bila sudah mengetahuinya, Anda bisa mulai mendata apa saja pengeluaran wajib tiap bulannya.

Misalnya, tagihan listrik, air, BPJS, iuran lingkungan, kost dll. Jika sudah, selanjutnya adalah mendata kebutuhan rumah contoh beras, gas, gula, dll. Kemudian hutang, ingat untuk hutang usahakan tidak melebihi 30% dari total penghasilan. Lanjutkan dan masukkan uang-uang tersebut pada amplop yang sudah ditulisi kebutuhan Anda.

Tidak memiliki investasi dan tabungan

Bila Anda tetap terlunta-lunta setiap akhir bulan, misalnya tidak dapat membayar hutang atau menyisihkan untuk tabungan serta Anda tidak memiliki investasi. Jelas, Anda memang mempunyai masalah dalam hal pengelolaan keuangan.

Tentunya ini merupakan situasi yang serius dan harus segera diperbaiki, walau memang membangkitkan atau memperbaiki masalah keuangan tidaklah mudah. Namun, Anda harus yakin akan dapat melakukannya.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah melunasi semua hutang yang Anda miliki, karena hutang ini bagaikan virus yang bila dibiarkan akan menyebar. Bila penghasilan pokok tidak mencukupi, maka Anda harus mencari tambahan guna meringankan masalah ini. 

Kemudian, mulailah belajar menyisihkan uang untuk investasi serta menabung. Anda harus mempunyai niat serta kesungguhan bila memang ingin keluar dari masalah keuangan. Belajarlah pula untuk membedakan kebutuhan dan keinginan supaya Anda mengetahui arus keuangan pribadi.

Related Posts