Home Bisnis dan Usaha 7 Alasan Siap Gagal saat Memutuskan Berhenti Bekerja dan Memilih Usaha

7 Alasan Siap Gagal saat Memutuskan Berhenti Bekerja dan Memilih Usaha

by Lara Nifa

Tentunya setiap orang mempunyai alasan berbeda ketika memutuskan untuk berhenti bekerja dari perusahaan atau tempat kerjanya. Kebanyakan alasan mereka ada karena sudah tidak merasa nyaman dengan kondisi di tempat kerja atau disebabkan ingin membuka usaha mandiri.

Namun, kamu harus tahu bila memutuskan untuk resign karena ingin memulai usaha mandiri, maka harus siap dengan segala kegagalan yang saat menjalankan bisnis tersebut. Sebab biasanya ada keinginan untuk sesegera mungkin melaksanakan niat tersebut.

Alasan-Alasan Harus Siap Gagal Saat Memilih Usaha Mandiri

Kamu harus tahu bila menjalankan sebuah bisnis itu tidaklah mudah, apalagi kamu terbilang awam dengan dunia usaha mandiri. Tentunya ketika memperoleh kendala bisa saja mengalami syok, karena mental belum terbiasa dengan hal-hal seperti itu. Karena banyak sekali hal yang harus kamu ketahui dan persiapkan ketika memutuskan untuk berwirausaha.

Berikut dibawah ini adalah beberapa alasan atau faktor yang kerap membuat para pebisnis pemula gagal dalam berbisnis, yaitu :

  • Perencanaan bisnis yang buruk

Bisnis apapun yang akan kamu jalankan nantinya, baik kecil maupun besar. Tentunya tetap akan membutuhkan perencanaan, buatlah strategi bisnis dengan matang. Karena bisnis plan ini bisa dianggap sebagai gambaran masa depan usaha yang akan kamu jalankan nantinya, kamu dapat melihat apa saja resiko yang mungkin muncul.

Berapa banyak modal yang dibutuhkan, siapa saja yang harus dilibatkan, berapa banyak pekerja yang dibutuhkan agar target bisa terpenuhi dan lain sebagainya. Adanya sebuah perencanaan juga sangat diperlukan supaya kamu dapat memutuskan mana yang lebih dulu harus dikerjakan dan mana yang bisa ditunda.

Bila perencanaan bisnis yang kamu buat hanya asal-asalan, maka usahamu tidak akan bisa berkembang maupun berjalan dengan baik. Semua hanya sukses di angan-angan saja, namun tidak akan bisa terealisasikan.

  • Tergesa-gesa

Menargetkan kesuksesan memang perlu, tetapi bukan berarti kamu harus terburu-buru. Karena membangun sebuah bisnis tetaplah membutuhkan proses yang panjang sehingga usaha tersebut dapat memberikan keuntungan yang stabil. Ingat juga, bila segala sesuatu yang dilakukan secara terburu-buru hasilnya tidak maksimal. 

  • Tidak percaya diri

Saat otak kamu selalu saja dipenuhi hal-hal negatif, maka rasa percaya akan diri sendiri tidak akan pernah muncul. Mulai sekarang belajarlah untuk menghargai diri sendiri, abaikan perkataan orang lain yang selalu mencemooh dirimu dengan kata-kata negatif.

Sebab, ketika kamu memutuskan untuk menjadi seorang pebisnis, rasa percaya diri menjadi modal utama dalam menjalankannya. Apa jadinya bisnismu bila pemiliknya saja tidak memiliki keberanian untuk menghadapi dunia luar. Apalagi ketika memiliki usaha sendiri, menuntutmu untuk bertemu dengan klien dan banyak orang.

  • Tidak berani mencoba dan kurang tegas

Ketika memutuskan menjadi seorang wirausahawan, artinya kamu harus berani mencoba hal baru yang tentunya dapat memunculkan ide-ide bagi bisnismu agar bisa lebih berkembang. Tetapi pada kenyataanya, banyak orang tidak berani keluar dari zona nyamannya.

Seorang wirausahawan itu haruslah mau mencoba hal-hal yang lebih inovatif agar bisa bersaing dengan bisnis-bisnis yang sudah ada atau baru muncul. Apabila kamu hanya jalan ditempat dan tidak dapat mengambil keputusan tegas, ucapkan selamat tinggal pada usaha tersebut dan mulailah perusahaan yang membutuhkan tenagamu.

  • Tidak berani mengambil resiko

Apapun pekerjaan yang kamu lakukan, pastilah ada resikonya. Termasuk ketika kamu memilih untuk berbisnis, apabila sejak awal kamu sudah takut dengan kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi dikemudian hari, itu pertanda bila sebenarnya kamu belum siap memiliki usaha sendiri.

Karena seorang wirausahawan, haruslah mempunyai jiwa pemberani dan siap dengan segala resiko yang akan terjadi. Misalnya resiko persaingan, keuangan, ditolak investor, produk tidak laku dipasaran dan lain sebagainya.

  • Mudah menyerah

Hindari juga rasa ingin menyerah setiap kali merasa gagal. Kamu harus ingat, bila setiap bisnis-bisnis besar milik orang-orang sukses yang sampai saat ini masih bisa kita gunakan produknya. Mereka menjalaninya dengan harus melewati banyak rintangan, kegagalan membuat mereka belajar dan mengevaluasi kembali apa yang salah dari sistem yang sudah ada.

Mereka tidak menyerah dan terus mencoba hingga berkembang menjadi besar serta berhasil dikenal banyak orang. Jadi, ketika bisnis mulai berjalan dan kamu menghadapi kendala yang dapat membawa kearah kegagalan, segera cari tahu apa yang perlu dibenahi jangan diabaikan.

  • Kurang bersyukur dan berdoa pada Tuhan

Jangan pernah lupa untuk selalu bersyukur dan juga berdoa kepada Tuhan atas segala pencapaian yang sudah berhasil kamu dapatkan. Karena masih banyak para pengusaha yang seolah melupakan hal tersebut. Padahal tanpa adanya bantuan dari Yang Maha Kuasa, segala usahamu tidak mungkin akan berkembang dan terus berjalan.

Demikianlah tadi beberapa alasan bagi pebisnis pemula yang sudah berani resign dan memutuskan untuk menjadi entrepreneur. Kamu harus mempersiapkan dirimu akan kegagalan yang bisa saja terjadi dalam perjalanan bisnis tersebut.

Related Posts