Home Kredit 5 Syarat KPR Rumah ini Wajib Diperhatikan Sebelum Mengambil Rumah

5 Syarat KPR Rumah ini Wajib Diperhatikan Sebelum Mengambil Rumah

by Greg Pascal
syarat KPR rumah

Rumah menjadi kebutuhan primer bagi setiap orang. Namun, semakin tingginya kebutuhan membuat harga rumah terus mengalami kenaikan. Salah satu cara untuk mendapatkan dapat membelinya dengan sistem KPR. Akan tetapi, tentu ada syarat KPR rumah yang harus dipenuhi. 

Syarat tersebut ada untuk memudahkan kesepakatan antara dua belah pihak, sehingga dapat meminimalisir resiko yang mungkin muncul di akhir. Untuk itu sangat penting mengetahui seluruh syaratnya dan membaca pedoman persyaratan yang harus ada. Berikut merupakan beberapa syarat umum untuk bisa mendapatkan KPR rumah.

Persyaratan KPR Rumah

Daftar Persyaratan Mengajukan KPR

  1. WNI dan berdomisili di Indonesia
  2. Memiliki usia 21 tahun ke atas
  3. Memiliki penghasilan yang sekiranya lebih tinggi dari cicilan KPR rumah
  4. Menyertakan berbagai dokumen yang dibutuhkan
    • Kartu identitas
    • Surat keterangan penghasilan bulanan atau bisa juga dengan menyertakan slip gaji
    • Rekening koran dari bank
    • Salinan tagihan bulanan dari kartu kredit (jika ada) atau bisa juga daftar perkiraan pengeluaran bulanan
    • Jika anda merupakan suatu tenaga ahli yang membuka praktik di rumah, maka diharuskan untuk menyertakan surat izin tersebut
    • Nomor pokok wajib pajak

Jenis KPR

Untuk mendapatkan KPR sendiri dapat mengajukannya ke bank atau perusahaan non bank yang mengajukannya. Yang dibayarkan tersebut juga tidak harus keseluruhan biaya dari properti yang anda miliki, hanya dengan membayar DP untuk memulai kesepakatan. Setelah itu anda diharuskan untuk mencicil kekurangan pembelian rumah hingga lunas. Setelah benar-benar lunas anda bisa menerima sertifikat rumah yang sah dengan atas nama diri anda sendiri. 

Ada dua jenis KPR yang banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia, yaitu

1. KPR subsidi

Jenis KPR ini pada umumnya memiliki kerja sama dengan pemerintah atau lembaga non profit. Hal itulah yang membuat harga rumah yang ditawarkan pada jenis ini lebih murah. Karena ada bantuan atau campur tangan dari pihak lain. Namun, biasanya ada persyaratan tambahan yang diharuskan dipenuhi, seperti ada jumlah maksimal gaji, harus bagian anggota dari instansi tertentu, dan sebagainya.

syarat KPR rumah

Baca Artikel Selanjutnya :

Tujuan KPR ini ada untuk membantu masyarakat dengan penghasilan rendah memiliki rumah pribadi. Namun, ada juga sistem yang memberikan fasilitas hanya perbaikan rumah saja. Tergantung dari kebijaksanaan pihak penyelenggara program tersebut.

2. KPR non subsidi

KPR non subsidi diberikan kepada masyarakat tanpa persyaratan khusus dan tanpa ada campur tangan dari pihak lain untuk meringankan biaya dari pembelian rumah tersebut. Sehingga besarnya buna yang dikenakan dan kebijakan yang ada akan ditentukan oleh pihak penyelenggara KPR itu sendiri.

Biasanya untuk KPR non subsidi selain ada bunga yang ditetapkan juga ada biaya administrasi, biaya asuransi selama KPR tersebut berlangsung, biaya notaris, dan biaya lain yang timbul atas pemindahan hak milik sejak kesepakatan KP tersebut dibuat dan disetujui oleh kedua belah pihak. Hingga jika dihitung dengan pembelian rumah secara tunai, terdapat perbedaan biaya yang lebih tinggi.

Sehingga sangat penting memperhatikan hal ini sebelum anda melakukan pembelian dari rumah tersebut sendiri. Apakah lebih menguntungkan dengan sistem KPR atau mengumpulkan uang terlebih dahulu dan kemudian baru membeli rumah.

Hal-Hal Sebelum Membeli KPR

Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli KPR

1. Status tanah

Pastikan jika lembaga KPR yang anda pilih terpercaya, selain itu jangan malu untuk bertanya tentang berbagai perizinan yang ada. Mulai dari yang utama izin peruntukan tanah yang dikantongi pihak pengembang. Dan usahakan jika tanah yang anda pilih memiliki sertifikat hak guna bangunan atas nama developer. hal ini sendiri untuk memudahkan pengurusan akta tanah itu sendiri dan memastikan jika tidak ada penipuan. Karena ditakutkan ada hal-hal yang tidak menyenangkan di akhir.

2. Sarana dan prasarana

Fasilitas dan prasarana yang terdapat di perumahan sendiri memiliki peran penting, selain itu, di bidang marketing ini merupakan salah satu daya tarik tersendiri yang dapat ditawarkan kepada calon pembeli. Jika prasarana yang ada telah tersedia, justru itu akan menjadi kabar baik saat anda menempati rumah tersebut nantinya.

3. IMB induk

Untuk mendirikan rumah di atas tanah kosong, atau mengubah fungsi lahan tentu ada IMB. Untuk itu, mengecek ada atau tidaknya IMB sangatlah penting. Tidak mungkin jika perumahan didirikan tanpa mengantongi IMB terlebih dahulu. Karena hal tersebut justru akan menimbulkan konflik di akhir. 

4. Perjanjian

Bacalah seluruh perjanjian yang ada untuk mengetahui dan mempelajari dengan benar, apakah perjanjian tersebut akan sama-sama menguntungkan atau merugikan anda. Jika da yang kurang dipahami dari isi perjanjian baca ulang secara perlahan hingga paham. Jika sudah dan anda setuju, baru tanda tangani perjanjian tersebut.

5. Pendapatan Minimal

Jika anda memilih KPR pastikan jika mampu membayar cicilan tersebut hingga akhir. Pastikan dulu jika penghasilan yang anda dapatkan itu aman untuk membayar KPR. Ditakutkan jika di tengah pembayaran namun ada kekurangan justru perjanjian batal dan rumah tersebut gagal menjadi milik anda seutuhnya. 

Untuk itu, sangat disarankan merundingkan syarat KPR rumah dan hal lainnya kepada keluarga atau orang terdekat anda. Pikirkan secara matang dan bijak sebelum melakukan tanda tangan di surat perjanjian KPR.

Related Posts