Home Perencanaan 5 kesalahan ketika mengatur dana pensiun

5 kesalahan ketika mengatur dana pensiun

by Lara Nifa

Dana pensiun adalah suatu dana yang disisihkan oleh perusahaan ketika karyawan masih aktif bekerja dengan tujuan ketika karyawan sudah melalui usia pensiun atau pensiun dini masih memiliki dana yang bisa digunakan untuk kebutuhan pasca pensiun. biasanya besaran dana pensiun tergantung dari berapa lama karyawan tersebut mengabdi di perusahaan.

 

Pengelolaan dana pensiun memiliki lembaga hukum yang mengelola setiap perusahaan supaya memberikan kewajiban dan hak karyawan tentang dana pensiun, yang tertulis di dalam UU no.11 tahun 1992. Program ini dijalankan untuk semua karyawan baik yang bekerja di perusahaan swasta maupun perusahaan milik pemerintah, dana pensiun ini wajib diberikan kepada karyawan yang berhak dan jika tidak mengikuti instruksi pemerintah tentang dana pensiun akan mendapatkan sanksi dari Kementerian Tenaga Kerja.

 

Ketika Seorang karyawan memutuskan untuk pensiun dini atau memang sudah terlalu tua untuk bekerja di suatu perusahaan pasti akan ada masanya perusahaan memberikan dana pensiun. akan tetapi masih banyak para pensiunan yang masih tidak menyadari bahwa memanage dana pensiun itu penting supaya ketika sudah tidak ada gaji bulanan akan tetap bisa bertahan hidup.

Jenis Dana Pensiun

Dana pensiun merupakan hak yang wajib dipenuhi oleh perusahaan untuk memberikan apresiasi terhadap kinerjanya selama aktif di perusahaan, lalu apa saja jenis dana pensiun yang perlu Anda ketahui?

  • Program pensiun Iuran pasti (PPIP)
    Jenis dana pensiun yang pertama adalah PPIP merupakan iuran yang dijalankan oleh karyawan dan perusahaan, dalam kata lain karyawan akan dipotong beberapa persen dari gajinya untuk dikumpulkan sebagai dana pensiun, lalu perusahaan juga menambahkan beberapa persen keuntungan untuk diberikan kepada pengelola dana pensiun yaitu BPJS Ketenagakerjaan.

  • Program pensiun Manfaat Pasti (PPMP)
    Jenis dana pensiun yang kedua adalah PPMP merupakan program iuran terhitung dari masa bakti karyawan bekerja di suatu perusahaan, jadi besaran nominal dana pensiun yang diterima karyawan kelak, akan dihitung oleh finance dari perusahaan tersebut. Program ini juga dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan.

  • Dana Pensiun Pemberi Kerja
    Program ini diberikan oleh perusahaan ketika karyawan memasuki usia pensiun, keuntungan jika mendapatkan dana pensiun pemberi kerja adalah adanya keuntungan jaminan hari tua dari perusahaan.

  • Dana Pensiun Lembaga Keuangan
    Jenis program ini diberikan oleh perusahaan akan tetapi melalui perantara berupa bank dan perusahaan asuransi. setelah terdaftar sebagai penerima pensiun. manfaat yang didapat dari jenis dana pensiun ini adalah semua karyawan yang masih aktif bisa mendaftarkan diri untuk persiapan dana pensiun kedepannya.

 

Fungsi Dana pensiun

Pada dasarnya fungsi dari dana pensiun adalah untuk kesejahteraan karyawan di hari tua.

 

  • Fungsi yang pertama mensejahterakan para karyawan karena perusahaan sudah mendapatkan kinerja dan loyalitasnya. manfaat yang dirasakan pekerja juga sangat mempengaruhi kinerjanya karena pekerja merasa dihargai selama bekerja didalam perusahaan tersebut cukup lama.
  • Fungsi kedua bagi perusahaan adalah membuat pondasi SDM yang kokoh sehingga bisa membentuk kerja sama tim yang kuat untuk mengembangkan bisnis perusahaan. Dana pensiun membuat pekerja yang di usia produktif lebih memikirkan kinerjanya secara jangka panjang.

Kesalahan Mengatur Dana Pensiun

Banyak sekali kasus dimana para karyawan atau pekerja salah memilih langkah atau strategi ketika mengatur dana pensiunnya, usia juga mempengaruhi pekerja jika harus memikirkan masa depan setelah keluar dari perusahaan. selain itu apalagi kesalahan pekerja ketika mengatur dana pensiun?

 

  • Terlalu Banyak Hutang Ketika Menjadi Karyawan
    Ketika karyawan memiliki gaya hidup berlebihan dan gaji yang didapat tidak mencukupi maka biasanya akan mencari tambahan uang dengan berhutang ke bank maupun ke lembaga pembiayaan lainnya, sehingga hutang tersebut akan terus menerus sampai akhirnya ketika pensiun akan kebingungan dalam membayarnya dan dana pensiun itulah yang akan dijadikan untuk menutup hutangnya.

  • Tidak Mempelajari Manajemen Keuangan Sebelum Pensiun
    Kesalahan yang banyak terjadi ketika pensiun adalah tidak dapat mengatur keuangan sebelum dan sesudah menjadi pensiunan. kesalahan mengatur ini akan berpengaruh pada masa depan setelah pensiun, dan ketika tidak memiliki gaji bulanan lagi, lalu akhirnya akan mencari jalan terakhir yaitu menjual harta untuk menutup kebutuhannya sehari hari.

  • Terlalu Menganggap Remeh Usia Produktif
    Periode usia muda dan tua sangat berpengaruh ketika Anda mengatur dana pensiun, lalu ketika pada akhirnya pensiun pastinya akan sering terkena sakit-sakitan dan pastinya memerlukan dana yang tidak sedikit. Hal ini membuat banyak orang kebingungan saat mengatur dana pensiunnya karena ketika muda tidak memulai memikirkan masa setelah pensiun.

  • Tidak Memikirkan Investasi Masa Depan
    Investasi menjadi salah satu kesuksesan ketika mengatur dana pensiun, sejak masih aktif menjadi karyawan harus memikirkan investasi jangka panjang supaya akhirnya pensiun keuangan akan tetap aman.

Memiliki Tabungan terlalu Sedikit
Banyak kasus ketika karyawan masih sering mengeluarkan uang untuk kebutuhan yang tidak terlalu penting, hal ini juga membuat pengeluaran lebih besar daripada pemasukan.

Related Posts