Home Bisnis dan Usaha 5 Dampak Inflasi Pada Pebisnis

5 Dampak Inflasi Pada Pebisnis

by Lara Nifa

Semakin besar nilai inflasi dalam suatu negara, maka dapat menjadi gambaran status perekonomian dalam negara tersebut. Melalui sumber data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan apabila inflasi itu cenderung terjadinya dari kenaikan harga umum terkait barang atau jasa yang prosesnya berlangsung terus menerus. Dengan demikian, BPS terus memberikan informasi terbaru terkait inflasi di Indonesia. 

Biasanya inflasi terjadi menjelang beberapa kegiatan keagamaan, misalnya hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Natal. Ada banyak masyarakat yang ingin merayakannya dan membuat beberapa harga barang pokok mengalami kenaikan dan berpengaruh pada kenaikan inflasi. Nah, apa saja sih dampak inflasi tersebut? Simak yuk penjelasan lengkapnya. 

Dampak Inflasi 

1. Produsen Mendapatkan Keuntungan 

Dari satu sisi adanya inflasi membuat produsen akan mengeruk keuntungan, karena ada banyak permintaan dari masyarakat terkait barang atau jasa yang ada. Tentunya bagian ini menjadi dampak yang positif untuk produsen. Dalam artian, inflasi tidak hanya memberikan efek buruk saja, namun juga memberikan dampak positif. 

Apalagi dengan adanya inflasi tersebut, biaya untuk kebutuhan produksi yang semakin tinggi akan mengalami kenaikan dari harga jual yang ditawarkan. Dengan demikian, keuntungan dari segi produksi atau produsen akan didapatkan. Bentuk satu ini memang bentuk timbal balik dan menjadi dasar ekonomi yang ada di masyarakat. 

Ada banyak permintaan, maka penawaran yang semakin tinggi. Tindakan tersebut tentu memberikan banyak keuntungan yang akan ditawarkan. Proses ini apabila masih dalam wajar, maka inflasi juga memberikan efek positif juga. 

2. Mengurangi Daya Beli 

Satu sisi dampak dari adanya inflasi adalah membuat minat beli dari masyarakat akan berkurang. Karena untuk beberapa lapisan masyarakat yang mempunyai ekonomi berkecukupan akan sangat sulit melakukannya. Terutama untuk beberapa pekerja atau buruh yang tidak mendapatkan kenaikan upah atau gaji. 

Hal ini tentu akan berpengaruh dan terkena dampak dari adanya inflasi tersebut. Karena dengan pemasukan yang terbatas dan harga barang atau jasa yang terus naik, maka kebutuhan pengeluaran akan terus membengkak setiap harinya. Sehingga, dampaknya minta beli atau belanja dari masyarakat mengalami penurunan atau melemah. 

Dalam tahap ini memang pemerintah harus hadir dalam mengatur dan mempertahankan nilai ambang batas yang ada. Tentunya keadaan ini sangat penting untuk diperhatikan agar tidak mengalami permasalahan, termasuk ketimpangan tersebut. Jika terus berlanjut akan berpengaruh pada stabilitas negara kedepannya. 

3. Kemampuan Ekspor Terdampak 

Terjadinya inflasi akan mempengaruhi kebutuhan ekspor dari suatu negara akan terkena, karena kebutuhan untuk biaya ekspor semakin tinggi atau mahal. Faktor inilah membuat pengusaha lokal untuk tidak produksi terlebih dahulu dan memilih gulung tikar, karena kemampuan bisnis dan harga yang ditawarkan tidak sesuai. 

Apabila harga yang akan dijual terlalu tinggi, daya saing dari produk tersebut akan kalah dan tertinggal dengan produk sejenis lainnya. Dengan demikian, inflasi benar-benar akan menghambat dan mempengaruhi sektor tersebut, sehingga inflasi berlebih akan meruntuhkan perekonomian bangsa dalam takaran yang sangat luas. 

Devisa negara yang terus menurun membuat negara tidak mampu untuk bertahan, sehingga akan mengalami kehancuran. Oleh karena itu, perlu adanya sistem yang baik untuk mengontrol semuanya, apalagi tengah pandemi sekarang harus bisa diperhatikan dengan tepat mengenai langkah dan kebijakan yang akan diterapkan. 

4. Suku Bunga Bank 

Adanya inflasi akan berdampak pada penurunan terkait harga umum atau jasa yang begitu signifikan. Apabila keadaan tersebut terus berlangsung, pihak perbankan akan mengevaluasi dan mengeluarkan kebijakan, salah satuya dengan menurunkan nilai suku bunga terhadap biaya kredit yang akan akan diberikan. 

Tentu bagian ini akan memberikan sisi positif untuk kreditur atau pihak yang meminjam dana perbankan, baik skala individu atau perusahaan. Karena suku bunga yang diberikan oleh pihak perbankan mengalami penurunan dan biaya yang akan dikeluarkan jauh lebih rendah. Tetapi, sisi buruknya pendapatan dari pihak perbankan akan menurun dan mengalami kerugian. 

5. Minat Menabung di Bank Berkurang 

Dampak dari adanya inflasi adalah kebutuhan masyarakat untuk menabung di perbankan akan perlahan menurun. Karena suku bunga yang diberikan terus menurun dan mempengaruhi nilai investasi yang diharapkan. Apalagi untuk masyarakat yang memilih deposito atau giro, sehingga tidak mendapatkan keuntungan yang diharapkan. 

Penurunan yang terus terjadi membuat masyarakat tidak bisa mengandalkan proses tabungannya langsung ke bank, karena perhitungan yang didapatkan tidak sesuai. Siklus satu ini harus benar-benar bisa dilihat secara menyeluruh agar tidak mengalami dampak yang besar. Dengan demikian, inflasi memang harus diatur secara tepat dan tidak sembarangan. 

 

Hadirnya inflasi memang memiliki keuntungan dan kerugian, terpenting takaran yang ada harus tetap diperhatikan. Apabila inflasi tidak ada, maka tidak terjadi aktivitas perekonomian. Dampak yang terjadi terhadap pebisnis memang ada, namun inflasi berlebih berakibat buruk dalam pandangan bisnis dan negara, sehingga harus mampu dijaga dan disesuaikan. 

Related Posts