Home Bisnis dan Usaha 5 Cara Analisis Peluang Usaha Agar Bisnis Terus Kontinyu

5 Cara Analisis Peluang Usaha Agar Bisnis Terus Kontinyu

by Greg Pascal
analisis peluang usaha

Sekarang ini sudah banyak anak muda yang ingin merintis bisnis dan menjadi entrepreneur. Namun, tidak sedikit yang menyerah di tengah jalan. Untuk mengurangi resiko dan memaksimalkan peluang, dan bisnis terus kontinyu, dibutuhkan sebuah analisis peluang usaha yang tepat.

Analisa usaha ini akan memperlihatkan bisnis yang dirintis memiliki kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Dari situ, pengusaha akan lebih mudah dalam membuat strategi bisnis yang tepat.

Nah, bagaimana cara melakukan analisis peluang usaha untuk pemula ini?

1. Mengidentifikasi Seberapa Besar Peluang dan Adanya Persaingan

Cara pertama yang harus dilakukan untuk sebuah bisnis baru adalah dengan mengidentifikasi produk yang dimiliki. Langkah ini akan menunjukkan seberapa kuat produk yang dimiliki, dan adakah kemungkinan untuk bersaing dengan kompetitor.

Dengan mengidentifikasi produk, akan diketahui kekuatan dan kelemahan produk, dan peluang atau ancaman yang datang dari pesaing. Setelah itu, baru bisa membuat strategi, salah satunya adalah memberikan inovasi, sehingga berbeda dengan produk milik kompetitor.

Jika kamu memaksakan menjual produk yang sama dengan pesaing, tentunya akan sulit. Alasannya, kompetitor pastinya lebih dahulu dikenal, dan sudah memiliki kredibilitas di mata konsumen.

Identifikasi produk ini menjadi langkah penting, sehingga kamu bisa berinovasi, dan melakukan strategi lainnya.

2. Kenali Pasar Secara Lebih Komprehensif

Ada dua poin dalam analisis pasar, yaitu segmentasi dan ketertarikan konsumen terhadap produk. Segmentasi pasar yang jelas akan membuat pemasaran lebih efektif. Sedangkan penerimaan konsumen tentunya membuat kamu lebih mudah dalam mengalokasikan berapa besar biaya produksi yang akan dikeluarkan.

Untuk mendapatkan kriteria pasar yang jelas, ada beberapa tools yang bisa dilakukan. Kamu bisa menganalisisnya melalui media sosial, search engine, dan lain sebagainya. Adanya teknologi yang bisa digunakan dalam menganalisis peluang usaha tentunya akan lebih memudahkan dan meringankan beban biaya.

Nah, terkait dengan penerimaan produk oleh konsumen kamu bisa menilai hal tersebut berdasarkan kebutuhan masyarakat. Seberapa besar ukuran produk atau jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat, menjadi tolak ukur apakah bisnis yang dibangun bisa berjalan atau tidak.

Dalam analisis pasar ini juga kamu harus benar-benar mempertimbangkan karakter dari setiap konsumen. Biasanya ada dua karakter yang ada di masyarakat, yaitu konsumen yang lebih menyukai harga yang murah dengan kualitas standar, atau harga mahal dengan kualitas terjamin.

Dengan kata lain, ada konsumen yang lebih mementingkan kuantitas, dan ada konsumen yang lebih memilih kualitas.

Kedua hal ini sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun kamu bisa memilih salah satunya berdasarkan pertimbangan karakteristik pasar yang ada. 

3. Mencari Modal Usaha Untuk Pengembangan Bisnis

Besarnya skala produksi juga harus disesuaikan dengan kemampuan. Kamu bisa memanfaatkan berbagai alternatif dalam mendapatkan modal usaha. Seperti kredit usaha, fintech, bantuan usaha, dan lain sebagainya.

Namun, sebaiknya modal usaha tidak didapatkan 100% dari sumber kredit. Alangkah lebih baik, jika modal usaha tersebut didapatkan dari modal pribadi, dan secara bertahap terus dikembangkan hingga benar-benar produktif. Baru setelah itu, kamu bisa mencari alternatif modal usaha untuk mengembangkan bisnis.

analisis peluang usaha

Baca Artikel Selanjutnya :

4. Analisis Biaya Produksi dan Peluang Keuntungan

Agar sebuah bisnis bisa berkembang tentunya harus melakukan kegiatan produksi dengan terukur. Karena itu, kamu harus bisa menghitung semua biaya produksi yang ada, mulai dari alat-alat produksi, biaya bahan baku, tenaga kerja, dan lain sebagainya.

Analisis dalam hal kemampuan produksi ini akan menjadi tolak ukur semua kegiatan usaha. Dengan mengetahui biaya-biaya ini juga akan membuat produksi semakin lebih efisien.

Setelah mengetahui seberapa besar biaya yang diperlukan dalam produksi, kamu bisa menentukan seberapa besar peluang keuntungan. Sebelum itu, tentunya diperlukan sebuah analisis yang dilakukan untuk menghitung berapa harga produk yang dijual.

Strategi dalam menentukan seberapa besar harga produk ini juga sangat penting. Karena harus mempertimbangkan harga produk di pasaran, harga yang diberikan kompetitor, dan lain sebagainya.

Dua hal yang berkaitan dengan biaya produksi dan harga jual akan mengerucut pada omset penjualan. Dari sinilah kamu bisa mendapatkan peluang atau target keuntungan dalam periode waktu tertentu. 

5. Membuat Business Plan

Tahapan sebelumnya merupakan bahan-bahan analisis yang digunakan untuk merancang sebuah business plan. Yaitu sebuah rancangan tertulis yang menyebutkan semua hal terkait dengan proses produksi, hingga pemasaran.

Adanya rancangan ini akan memudahkan seorang pengusaha dalam mencapai tujuan. Karena semua konsep yang ada di dalam kepala, diterjemahkan dalam tulisan secara mendetail.

Rancangan ini juga bisa digunakan sebagai standar ukuran keberhasilan sebuah usaha. Karena pastinya angka di atas kertas akan jauh berbeda dengan kondisi di lapangan. Namun demikian, proses dalam melakukan bisnis ini nantinya akan berpegang pada konsep yang sudah dirumuskan dalam business plan ini.

Itulah analisis peluang usaha bagi pemula yang harus dilakukan agar bisnis yang dijalankan tidak berhenti di tengah jalan. Berbagai macam analisis ini secara tidak langsung akan lebih memudahkan pebisnis pada bisnisnya sendiri. Jadi kamu akan tahu cara terbaik dalam membuat strategi yang jitu.

Related Posts